KLUNGKUNG, Lensabali.id - Bupati Klungkung I Made Satria meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Gizi dan Power House di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung, Jumat (14/8). Pembangunan dua fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Klungkung memperkuat sarana penunjang sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Direktur RSUD Klungkung I Nengah Winata mengatakan, total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan Gedung Gizi dan Power House mencapai lebih dari Rp19 miliar. Kedua fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat kebutuhan dasar operasional rumah sakit sehingga pelayanan kepada pasien dapat berjalan semakin optimal.
Gedung Gizi dibangun dengan anggaran lebih dari Rp13 miliar. Pekerjaan dilaksanakan PT Sultan Sukses Mandiri sebagai kontraktor, dengan PT Kencana Adhi Karma sebagai konsultan perencana dan CV Studio Kotak sebagai konsultan pengawas. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 166 hari.
Sementara itu, pembangunan Power House mendapat anggaran lebih dari Rp6 miliar dengan waktu pengerjaan 160 hari. Proyek tersebut dikerjakan PT Jenssen Natama Abadi, didukung PT Nusa Dewata Gemilang dan CV Asti Disain sebagai konsultan perencana dan pengawas.
Bupati Satria menegaskan, pembangunan fasilitas kesehatan tidak boleh dimaknai sebatas penambahan bangunan fisik. Menurutnya, keberadaan fasilitas baru harus diikuti dengan tanggung jawab seluruh jajaran rumah sakit untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkannya secara maksimal.
“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau manajemen rumah sakit. Setelah bangunan ini berdiri, yang paling penting adalah bagaimana kita semua memiliki rasa memiliki, menjaga, merawat, dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Made Satria.
Ia meminta rasa memiliki tersebut diwujudkan melalui hal-hal sederhana namun penting, seperti menjaga kebersihan, merawat sarana dan prasarana, serta menggunakan fasilitas secara bertanggung jawab. Di sisi lain, kualitas pelayanan juga harus terus ditingkatkan agar masyarakat memperoleh layanan yang profesional, cepat, ramah, dan sesuai kebutuhan.
Bupati mengingatkan bahwa seluruh fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah pada dasarnya merupakan aset masyarakat. Karena itu, keberadaan gedung baru harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan, bukan sekadar menjadi tambahan fasilitas rumah sakit.
“Jangan sampai setelah pembangunan selesai, kita hanya bangga karena memiliki gedung baru. Kebanggaan yang sebenarnya adalah ketika gedung ini mampu memberikan manfaat, pelayanan menjadi lebih baik, dan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas,” imbuhnya.
Gedung Gizi nantinya diharapkan mampu memperkuat pelayanan gizi bagi pasien serta mendukung penyediaan makanan yang aman, bermutu, dan sesuai standar. Sementara Power House akan memperkuat sistem kelistrikan dan utilitas rumah sakit sehingga kesinambungan pelayanan dapat lebih terjamin. Peletakan batu pertama ini turut menjadi momentum memperkuat komitmen RSUD Klungkung menuju pelayanan kesehatan yang semakin profesional dan paripurna. “Kita harus memiliki rasa optimis dan ketulusan, sehingga apa yang diharapkan demi kemajuan pelayanan kesehatan ini bisa terwujud,” tutup Bupati Satria.
Turut hadir mendampingi Bupati Klungkung Ny. Eva Satria, perwakilan Forkopimda Klungkung, serta jajaran kepala OPD terkait. (*/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar