KLUNGKUNG, Lensabali.id – Warga Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, mengeluhkan keberadaan kabel yang menjuntai di sepanjang Jalan Pantai Klotok karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Meski telah dilaporkan kepada pemerintah desa sejak lebih dari dua bulan lalu, hingga kini belum ada tindak lanjut.
Salah seorang tokoh masyarakat Desa Tojan, I Ketut Sugiana, mengatakan kondisi kabel yang semakin rendah berpotensi mencelakai pengendara, terutama saat malam hari ketika pencahayaan di kawasan tersebut minim.
"Kami lihat kabel yang menjuntai ini sudah terlalu ke bawah dan bisa membahayakan warga. Ini sudah ada dua bulan lebih. Kami sudah coba melapor ke pihak pemerintah desa, tapi belum direspons," ujar Sugiana, Kamis (6/8/2026).
Sugiana berharap instansi terkait segera mengambil langkah penanganan sebelum insiden yang tidak diinginkan benar-benar terjadi.
"Kita minta untuk diperbaiki dan dirapikan segera. Jangan sampai ada korban dulu," imbuhnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kabel terlihat menggantung rendah di beberapa titik sepanjang Jalan Pantai Klotok. Bahkan, sebagian kabel juga tampak berada di area trotoar sehingga membuat sejumlah pengendara harus mengurangi kecepatan dan menghindarinya saat melintas.
Menurut Sugiana, kondisi tersebut sangat berisiko karena kabel bisa mengenai tubuh, khususnya bagian leher pengendara sepeda motor.
"Ini bisa dilihat, pengendara bisa kena lehernya. Kalau malam jalanan gelap. Jadi sangat berbahaya," katanya.
Ia berharap laporan masyarakat kali ini mendapat perhatian serius, mengingat persoalan tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan warga.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Klungkung juga telah menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait untuk membahas penataan kabel semrawut. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra meminta seluruh pihak terkait memastikan pemasangan kabel, khususnya milik penyedia layanan telekomunikasi, dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar