KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali menyalurkan bantuan stimulan Upakara Pitra Yadnya (Ngaben Massal) kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen mendukung pelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra di lima desa adat yang tersebar di tiga kecamatan, Kamis (5/8).
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati disambut antusias oleh krama desa yang tengah mempersiapkan berbagai sarana upacara menjelang pelaksanaan puncak Ngaben Massal. Selain menyerahkan bantuan, keduanya juga menyempatkan diri berinteraksi dengan masyarakat yang bergotong royong menyiapkan prosesi yadnya.
Adapun desa adat yang menerima bantuan meliputi Desa Adat Karang, Kecamatan Nusa Penida, sebesar Rp150 juta untuk pelaksanaan Ngaben Massal bagi 88 sawa. Selanjutnya Banjar Adat Sangkanbuana, Desa Adat Sangkanbuana, menerima bantuan Rp105 juta untuk 23 sawa.
Bantuan juga disalurkan kepada Banjar Adat Pegeding, Desa Adat Sangkanbuana, sebesar Rp150 juta untuk 35 sawa, Desa Adat Gunaksa sebesar Rp105 juta bagi 26 sawa, serta Desa Adat Besan sebesar Rp150 juta yang akan mengupacarai 60 sawa.
Program bantuan Upakara Pitra Yadnya merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Klungkung yang bertujuan mendukung pelestarian adat dan budaya Bali sekaligus meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan upacara keagamaan.
Sesuai kebijakan pemerintah daerah, bantuan diberikan sebesar Rp5 juta untuk setiap sawa dengan nilai maksimal Rp150 juta bagi setiap kelompok atau desa adat yang melaksanakan Ngaben Massal secara bersama-sama.
Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan dukungan nyata kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Menurutnya, pelaksanaan Ngaben Massal tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi media memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan semangat nyama braya di tengah kehidupan masyarakat adat.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban dalam melaksanakan prosesi Pitra Yadnya/Ngaben Massal. Titiang atas nama pribadi dan Pemerintah mendoakan dumogi upacara labda karya dan sang palatra polih genah sane becik, Nyujur Sunia Loka dan Amor Ing Acintya,” ujar Bupati Satria.
Penyaluran bantuan yang dilakukan menjelang puncak pelaksanaan Ngaben Massal pada 7 Agustus 2026 ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam melestarikan adat, agama, dan budaya Bali sebagai identitas serta warisan yang harus terus dijaga. (*/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar