𝗧𝗮𝗻𝗮𝗵 𝗟𝗼𝘁 𝗔𝗿𝘁 𝗮𝗻𝗱 𝗙𝗼𝗼𝗱 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹 𝗩𝗜𝗜 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗯𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗿𝗼𝗺𝗼𝘀𝗶 𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸 𝗨𝗠𝗞𝗠 - LENSA BALI

Hot


Senin, 03 Agustus 2026

𝗧𝗮𝗻𝗮𝗵 𝗟𝗼𝘁 𝗔𝗿𝘁 𝗮𝗻𝗱 𝗙𝗼𝗼𝗱 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹 𝗩𝗜𝗜 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗯𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗿𝗼𝗺𝗼𝘀𝗶 𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸 𝗨𝗠𝗞𝗠

Tanah Lot Art and Food Festival VII Hadirkan Hiburan dan Promosi Produk UMKM

TABANAN, Lensabali.id - Kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot kembali bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII pada akhir Agustus 2026. Festival tahunan ini diharapkan menjadi ajang yang mampu memperkuat posisi Tanah Lot sebagai salah satu destinasi wisata unggulan kelas dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat lokal.

Selama pelaksanaan festival, pengunjung akan disuguhkan beragam pertunjukan seni dan budaya, mulai dari penampilan musisi lokal Bali, tari tradisional, parade budaya, hingga berbagai hiburan yang menampilkan kekayaan tradisi Pulau Dewata.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Waya Sudiana, mengatakan festival tersebut tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para seniman, tetapi juga memberikan peluang promosi bagi pelaku usaha kuliner dan ekonomi kreatif di sekitar kawasan wisata.

"Selain menjadi ruang apresiasi bagi para seniman, festival ini juga menjadi wadah promosi produk kuliner dan ekonomi kreatif lokal, sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar kawasan Tanah Lot," ujar Sudiana, Minggu (2/8/2026).

Menurutnya, penyelenggaraan festival yang telah memasuki tahun ketujuh ini tidak hanya menonjolkan panorama alam dan nilai spiritual Tanah Lot yang telah dikenal luas. Festival juga dirancang untuk memperkuat upaya pelestarian budaya Bali melalui kolaborasi antara seniman, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat Kabupaten Tabanan.

"Melalui penyelenggaraannya yang ketujuh, kami ingin kembali menghadirkan pertunjukan yang berkualitas, memperluas ruang bagi pelaku seni dan UMKM lokal, serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap pengunjung," jelasnya.

Panitia optimistis festival tahun ini mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya menjadi modal penting untuk menghadirkan konsep yang lebih menarik tanpa meninggalkan identitas budaya lokal yang menjadi ciri khas acara.

Selain menjadi agenda hiburan, festival ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara sektor pariwisata, seni budaya, dan ekonomi kreatif sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat sekitar.

Sudiana menegaskan semangat kebersamaan menjadi fondasi utama penyelenggaraan festival. "Dengan semangat kebersamaan, seluruh pihak optimistis festival tahunan ini akan kembali meraih kesuksesan seperti penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya serta memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Tabanan," pungkasnya. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar