TABANAN, Lensabali.id - Kebakaran melanda sebuah bangunan dapur dan gudang milik warga di Tabanan. Kobaran api juga merembet ke bagian pelinggih Pura Taksu Agung Merajan Gede Pasek Gel-Gel. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 320 juta.
Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 15.30 Wita. Saat itu, saksi I Putu Parwata melihat api muncul dari bagian atap dapur milik I Made Sutarma.
Mengetahui adanya kebakaran, Parwata meminta bantuan warga sekitar. Warga juga sempat berupaya mengeluarkan mobil dari garasi dan memadamkan api secara bergotong royong.
"Warga sempat bergotong royong berusaha memadamkan api. Namun, kobaran api semakin membesar sehingga warga menghubungi petugas pemadam kebakaran," ujar Wiwik.
Api kemudian merembet ke bagian pelinggih Pura Taksu Agung Merajan Gede Pasek Gel-Gel yang berada sekitar 20 meter di sebelah barat bangunan dapur dan gudang. Percikan api diduga mengenai atap pura yang berbahan ijuk hingga ikut terbakar.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 Wita. Petugas Damkar Kabupaten Tabanan bersama warga kemudian berjibaku memadamkan api. Kobaran berhasil dikendalikan sekitar 45 menit kemudian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, bangunan yang terbakar merupakan bangunan permanen yang difungsikan sebagai dapur dan gudang. Hampir seluruh bagian bangunan mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Sejumlah barang di dalamnya juga ikut hangus, di antaranya kulkas, rice cooker, empat tabung gas, perlengkapan dapur, serta satu lemari pakaian beserta pakaian di dalamnya.
Kerugian pemilik dapur dan gudang diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Sementara kerusakan pada pelinggih milik pengempon Merajan Gede Pasek Gel-Gel ditaksir sekitar Rp 20 juta. Dengan demikian, total kerugian sementara mencapai Rp 320 juta.
"Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Petugas masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran," pungkas Wiwik. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar