𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝟮 𝗛𝗮𝗿𝗶, 𝗣𝗲𝘁𝗮𝗻𝗶 𝗱𝗶 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗦𝗲𝘁𝗮𝗽𝗮𝗸 - LENSA BALI

Hot


Sabtu, 22 Agustus 2026

𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝟮 𝗛𝗮𝗿𝗶, 𝗣𝗲𝘁𝗮𝗻𝗶 𝗱𝗶 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗦𝗲𝘁𝗮𝗽𝗮𝗸

Hilang 2 Hari, Petani di Klungkung Ditemukan Tewas di Jalan Setapak

KLUNGKUNG, Lensabali.id – Seorang petani, Tambun, ditemukan meninggal dunia setelah sempat tidak pulang selama dua hari. Pria tersebut sebelumnya pamit kepada keluarga untuk pergi ke sawah di wilayah Klungkung, Bali.

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa mengatakan Tambun berangkat ke sawah pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Namun, hingga malam hari korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Keluarga sempat menduga Tambun menginap di rumah sepupunya. Akan tetapi, hingga Jumat malam dan Sabtu pagi, keberadaan korban belum diketahui sehingga keluarga kembali melakukan pencarian di sekitar area tegalan.

"Awalnya keluarga menduga korban menginap di rumah sepupunya. Namun, hingga Jumat malam dan Sabtu pagi, korban belum juga pulang sehingga keluarga kembali melakukan pencarian di sekitar area tegalan," ujar Alit, Sabtu (22/8/2026).

Pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu sekitar pukul 11.00 Wita. Anak korban, I Wayan Suartika (44), mendapat informasi dari istrinya bahwa Tambun ditemukan tergeletak di jalan setapak di sebelah timur Kuburan Tinon.

Suartika kemudian mendatangi lokasi dan mendapati ayahnya dalam posisi tengkurap. Saat ditemukan, Tambun sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Klungkung.

"Mendapat kabar tersebut, saksi mendatangi lokasi dan menemukan korban dalam posisi tengkurap serta sudah dalam keadaan tewas. Saksi kemudian melapor ke Polsek Klungkung," terang Alit.

Petugas gabungan dari Polsek Klungkung, Polres Klungkung, dan BPBD Klungkung kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Jenazah korban dievakuasi menggunakan mobil BPBD Klungkung menuju RSUD Klungkung sekitar pukul 12.22 Wita.

Berdasarkan keterangan keluarga, Tambun tidak memiliki riwayat penyakit kronis sebelumnya. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut dan memilih tidak melanjutkan perkara ke proses hukum.

"Pihak keluarga sudah menerima musibah ini dan tidak melanjutkan ke proses hukum. Mengenai penyebab pasti tewasnya korban, saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak RSUD Klungkung," jelas Alit.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya Tambun. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar