JEMBRANA, Lensabali.id – Kebakaran kembali terjadi di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Bali. Api yang muncul di tumpukan sampah berhasil dikendalikan dalam waktu 17 menit setelah petugas mengerahkan dua mobil tangki air yang bersiaga di lokasi.
Kepala DKLH Bali I Made Dwi Arbani mengatakan kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.05 Wita. Dua mobil tangki milik UPTD Pengelolaan Sampah DKLH Bali langsung diterjunkan untuk melakukan pemadaman.
"Tadi terisolasi sehingga 17 menit sudah (padam)," ungkap Dwi saat ditemui di lokasi.
Selain armada tangki, petugas juga mengerahkan tiga alat berat berupa ekskavator. Alat tersebut digunakan untuk mengeruk dan menggeser tumpukan sampah sehingga titik api lebih mudah dijangkau dan dipadamkan.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.22 Wita. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan dengan bantuan armada Pemadam Kebakaran guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
"Kami sudah antisipasi dengan dua tangki air dengan nozzle. SOP kami begitu kalau ada emergency. Nanti alat berat bantu untuk geser sampah," papar Dwi.
Setelah proses penanganan selesai, aktivitas TPA Suwung kembali normal. Truk pengangkut sampah juga sudah diperbolehkan kembali masuk ke kawasan TPA sekitar pukul 14.01 Wita.
Cuaca Panas Jadi Pemicu
Dwi menyebut kondisi cuaca yang panas diduga menjadi pemicu kebakaran di tumpukan sampah. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, UPTD Pengelolaan Sampah DKLH Bali selalu menyiagakan dua mobil tangki air lengkap dengan nozzle di kawasan TPA.
Selain kesiapsiagaan armada, penyiraman juga dilakukan secara rutin untuk menjaga suhu tumpukan sampah. Penyiraman dilakukan setidaknya sekali dalam sepekan di seluruh area TPA dan dapat ditingkatkan sesuai kondisi.
"Yang rutin lagi, kami menyemprot pakai air dari pemadam sesuai kebutuhan (untuk mencegah kebakaran)," terang Dwi.
Dengan langkah tersebut, petugas berharap potensi kebakaran di area TPA Suwung dapat segera dikendalikan apabila kembali muncul, sekaligus mencegah api meluas ke bagian lain dari tumpukan sampah. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar