𝗔𝗻𝗰𝗮𝗺𝗮𝗻 𝗕𝗼𝗺 𝗸𝗲 𝗕𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿𝗮 𝗡𝗴𝘂𝗿𝗮𝗵 𝗥𝗮𝗶 𝗗𝗶𝗽𝗮𝘀𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗛𝗼𝗮𝗸𝘀, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗦𝗲𝗹𝗶𝗱𝗶𝗸𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 04 Agustus 2026

𝗔𝗻𝗰𝗮𝗺𝗮𝗻 𝗕𝗼𝗺 𝗸𝗲 𝗕𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿𝗮 𝗡𝗴𝘂𝗿𝗮𝗵 𝗥𝗮𝗶 𝗗𝗶𝗽𝗮𝘀𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗛𝗼𝗮𝗸𝘀, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗦𝗲𝗹𝗶𝗱𝗶𝗸𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂


Ancaman Bom ke Bandara Ngurah Rai Dipastikan Hoaks, Polisi Selidiki Pelaku

BADUNG, Lensabali.id - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menerima pesan elektronik berisi ancaman bom pada Minggu malam (2/8/2026). Meski sempat memicu peningkatan kewaspadaan, hasil penelusuran menunjukkan ancaman tersebut tidak terbukti dan operasional bandara tetap berjalan normal.

Communication & Legal Division Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menjelaskan informasi dugaan ancaman diterima pihak bandara pada pukul 21.58 Wita. Setelah laporan masuk, Komite Keamanan Bandara bersama instansi terkait langsung mengaktifkan prosedur penanganan sesuai standar keamanan yang berlaku.

"Dapat kami sampaikan bahwa hari Minggu, 2 Agustus 2026 pada pukul 21.58 Wita, pihak bandara menerima informasi elektronik yang mengandung dugaan ancaman bom," ujar Sandi.

Tim gabungan kemudian melakukan serangkaian pemeriksaan dan penelusuran untuk memastikan validitas informasi tersebut. Dari hasil investigasi awal, tidak ditemukan indikasi yang mengarah pada adanya ancaman nyata di kawasan bandara.

"Berdasarkan hasil penelusuran lebih lanjut, tidak ditemukan indikasi kebenaran atas informasi yang diterima pihak bandara," katanya.

Sandi menegaskan seluruh aktivitas penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan tetap berlangsung aman, lancar, dan terkendali. Masyarakat maupun pengguna jasa bandara diminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi.

Pihak bandara juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi palsu terkait ancaman keamanan merupakan tindakan yang melanggar hukum. Sebagai objek vital nasional, bandara memiliki sistem pengamanan ketat dan setiap laporan ancaman akan ditindaklanjuti secara serius.

"Kami turut mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jasa bandara untuk tidak bercanda, membuat, atau menyampaikan informasi palsu mengenai ancaman bom maupun bentuk ancaman keamanan lainnya di bandara," tegas Sandi.

Sementara itu, Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sumber penyebaran pesan tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menelusuri identitas pengirim dan memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan lanjutan. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar