𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗿𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗚𝗿𝗲𝗲𝗻 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹𝗶𝘁𝘆 𝗱𝗶 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗱𝗮, 𝗧𝗲𝗸𝗲𝗻 𝗠𝗼𝗨 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗥𝗩𝗘 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶 - LENSA BALI

Hot


Rabu, 15 Juli 2026

𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗿𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗚𝗿𝗲𝗲𝗻 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹𝗶𝘁𝘆 𝗱𝗶 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗱𝗮, 𝗧𝗲𝗸𝗲𝗻 𝗠𝗼𝗨 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗥𝗩𝗘 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶

Pemkab Klungkung Percepat Green Mobility di Nusa Penida, Teken MoU dengan RVE dan Bank Mandiri

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mempercepat transformasi Nusa Penida menuju kawasan wisata berkelanjutan berbasis energi bersih. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Klungkung, PT Riline Velocity Express (RVE), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terkait pengembangan Green Mobility Ecosystem, kendaraan bermotor listrik, serta penguatan layanan jasa keuangan perbankan.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama Direktur PT Riline Velocity Express, Raymond Wibisono Djukardi, dan perwakilan PT Bank Mandiri Area Denpasar, Hero Priantoro, di Lapangan Umum Sampalan, Nusa Penida, Selasa (14/7). Kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung visi besar Nusa Penida sebagai Green Island.

Bupati I Made Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membangun komitmen dan kepercayaan sehingga kolaborasi tersebut dapat terwujud. Menurutnya, pembangunan Nusa Penida tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, tetapi juga harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa visi Green Island sejalan dengan Peta Jalan Nusa Penida 100 Persen Energi Terbarukan yang menargetkan penggunaan energi bersih secara penuh pada tahun 2030. Target tersebut akan dicapai melalui pengembangan pembangkit energi terbarukan, sistem penyimpanan energi, serta pengurangan penggunaan pembangkit berbahan bakar diesel secara bertahap.

"Visi ini bukan hanya tentang menjaga keindahan alam, tetapi membangun sebuah pulau yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin Nusa Penida menjadi contoh nyata pembangunan hijau yang berkelanjutan," ujar Bupati Satria.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai program yang saling terintegrasi, mulai dari pengembangan energi terbarukan, percepatan penggunaan kendaraan listrik, pembangunan infrastruktur pendukung, pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, digitalisasi layanan publik, hingga peningkatan investasi hijau.

Pemkab Klungkung Percepat Green Mobility di Nusa Penida, Teken MoU dengan RVE dan Bank Mandiri

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memastikan kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, melainkan diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Sementara itu, Direktur PT Riline Velocity Express, Raymond Wibisono Djukardi, menjelaskan bahwa Green Mobility Ecosystem merupakan sistem transportasi terintegrasi berbasis kendaraan listrik yang mencakup armada kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya, platform digital, pelatihan pengemudi, serta layanan mobilitas yang mendukung sektor pariwisata.

Menurutnya, program ini dirancang untuk menjadikan Nusa Penida sebagai pulau wisata dengan ekosistem transportasi listrik terintegrasi pertama di Indonesia. Selain mendukung transisi energi bersih, pengembangan ekosistem kendaraan listrik juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, dan memperkuat daya saing sektor pariwisata daerah.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Klungkung. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan pariwisata Nusa Penida yang lebih maju, berkualitas, dan ramah lingkungan melalui penerapan sistem transportasi berbasis kendaraan listrik," ujar Raymond. Melalui sinergi ini, Nusa Penida diharapkan menjadi pelopor Green Mobility Tourism di Indonesia sekaligus inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan pariwisata yang modern, berkelanjutan, dan berbasis energi bersih. (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar