𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗠𝗲𝗻𝘂𝗷𝘂 𝗞𝗲𝗺𝗮𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗘𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗺𝗮𝗻𝗳𝗮𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗘𝗕𝗧 𝗟𝗮𝘂𝘁 𝗱𝗶 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗱𝗮 - LENSA BALI

Hot


Jumat, 10 Juli 2026

𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗠𝗲𝗻𝘂𝗷𝘂 𝗞𝗲𝗺𝗮𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗘𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗺𝗮𝗻𝗳𝗮𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗘𝗕𝗧 𝗟𝗮𝘂𝘁 𝗱𝗶 𝗡𝘂𝘀𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗱𝗮

Bali Menuju Kemandirian Energi, Gubernur Koster Dorong Pemanfaatan EBT Laut di Nusa Penida

DENPASAR, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya mewujudkan Bali mandiri energi melalui pemanfaatan sumber energi bersih dan terbarukan yang dimiliki daerah. Salah satu potensi yang kini mendapat perhatian serius adalah energi arus laut di kawasan Selat Nusa Penida yang dinilai mampu menjadi sumber energi masa depan Pulau Dewata.

Penegasan itu disampaikan saat memimpin Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Penataan Ruang Laut Berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Kamis (9/7).

Menurut Koster, posisi Bali sebagai destinasi wisata dunia sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi membuat kebutuhan energi terus meningkat dari tahun ke tahun. Karena itu, ketergantungan terhadap pasokan listrik dari luar Bali perlu dikurangi secara bertahap.

“Bali harus mandiri energi dengan memanfaatkan energi bersih dan terbarukan,” tegasnya.

Saat ini kebutuhan listrik Bali berada pada kisaran 1.300 hingga 1.400 megawatt. Dari jumlah tersebut, sekitar 400 megawatt masih dipasok melalui jaringan kabel bawah laut yang terhubung dengan PLTU Paiton di Jawa Timur.

Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali terus menjalankan berbagai kebijakan energi bersih sesuai Pergub Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih. Program yang dijalankan antara lain percepatan pemasangan PLTS Atap pada gedung pemerintah, kawasan komersial, hotel, hingga sektor industri.

Selain itu, pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) juga menjadi bagian dari strategi meningkatkan bauran energi baru terbarukan sekaligus mengatasi persoalan sampah perkotaan.

Dalam forum tersebut, Koster mengungkapkan ketertarikannya terhadap hasil kajian pemanfaatan energi arus laut yang dilakukan Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama sejumlah ahli di bawah koordinasi Prof. Dwi Susanto dari Maryland University.

Bali Menuju Kemandirian Energi, Gubernur Koster Dorong Pemanfaatan EBT Laut di Nusa Penida

“Saya sudah menangkap idenya dan ini memang sangat kita perlukan. Ternyata kita memiliki potensi besar, ini harus kita manfaatkan sebagai sumber penghidupan masyarakat Bali,” ujarnya.

Kajian tersebut menunjukkan bahwa tiga selat di sekitar Nusa Penida memiliki potensi energi arus laut yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL). Potensi listrik yang dapat dihasilkan diperkirakan mencapai 376,8 megawatt.

Menurut Koster, peluang ini bukan hanya penting untuk memperkuat ketahanan energi daerah, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mempercepat transisi menuju energi hijau yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dukungan terhadap pengembangan energi laut juga datang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Pemerintah pusat menilai Bali berpotensi menjadi daerah percontohan dalam pemanfaatan energi arus laut yang nantinya dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia. (hms/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar