BADUNG, Lensabali.id – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengapresiasi upaya warga Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, dalam menata dan merawat telajakan sebagai bagian dari pelestarian lingkungan berbasis budaya Bali. Apresiasi tersebut disampaikan saat meninjau kawasan telajakan menuju Pura Kahyangan Jagat Kancing Gumi, Minggu (7/6).
Dalam kunjungannya, Ny. Putri Koster berkeliling menyusuri jalur telajakan yang telah dihiasi beragam tanaman hias. Ia berdialog langsung dengan warga sekaligus memberikan sejumlah masukan terkait teknik penanaman dan penataan tanaman agar terlihat lebih rapi, asri, dan berkelanjutan.
Menurutnya, proses penanaman tidak hanya memperhatikan estetika, tetapi juga kesehatan tanaman. “Jika menanam tanaman, daunnya dipangkas terlebih dahulu untuk mengurangi stres air dan mendorong pertumbuhan akar,” ujarnya sembari memperagakan langsung cara memangkas tanaman yang baru ditanam.
Ia juga mengingatkan pentingnya memilih jenis tanaman yang sesuai agar tidak saling menutupi dan tetap menciptakan tampilan yang harmonis. Pemeliharaan rutin serta pemupukan yang tepat, lanjutnya, menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas telajakan.
Dalam kesempatan itu, Putri Koster kembali mendorong masyarakat untuk menerapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS). Menurutnya, pupuk organik yang dihasilkan dari pengolahan sampah rumah tangga memiliki manfaat besar untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman.
Sebagai bentuk komitmen atas janji yang pernah disampaikannya saat kegiatan Kul-Kul PKK dan Posyandu pada April lalu, ia menyerahkan bantuan apresiasi sebesar Rp20 juta kepada Desa Adat Batu Lantang.
“Kalau dulu Ibu berjanji memberikan hadiah Rp10 juta, sekarang Ibu tambahkan menjadi Rp20 juta,” katanya.
Dana tersebut diserahkan kepada Bendesa Adat untuk dikelola sesuai kebutuhan, baik sebagai penghargaan bagi warga dengan telajakan terbaik maupun untuk mendukung penataan kawasan yang masih memerlukan pembenahan.
Putri Koster berharap telajakan di Desa Adat Batu Lantang dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Bali. Ia juga berjanji akan kembali melakukan peninjauan pada akhir tahun untuk melihat perkembangan penataan yang telah dilakukan masyarakat.
Selain menyerahkan bantuan apresiasi, Ny. Putri Koster yang didampingi Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, juga menyerahkan bantuan beras sebanyak 200 kilogram kepada warga setempat. (hms/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar