JEMBRANA, Lensabali.id - Seorang pedagang sayur mengalami luka serius setelah diserang seekor anjing di kawasan Terminal Pasar Galiran, Klungkung, Bali. Korban bernama Wayan Rusmini (45), asal Bangli, langsung mendapat pertolongan medis setelah mengalami luka gigitan pada bagian paha.
Peristiwa tersebut terjadi saat Rusmini sedang beraktivitas di area pasar. Seorang sopir bus di Terminal Pasar Galiran, Made Supardi (50), mengatakan anjing berwarna putih tiba-tiba datang dan menyerang korban tanpa sebab yang jelas.
"Terus kami bersama-sama menangkapnya. Galak sekali, dia mencoba menggigit, dan terus kami bunuh," kata Supardi kepada detikBali.
Menurut Supardi, setelah menggigit korban, anjing tersebut masih menunjukkan perilaku agresif sehingga warga sekitar berupaya menangkapnya untuk mencegah adanya serangan lanjutan.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung untuk mendapatkan perawatan. Rekan korban sesama pedagang, Nyoman Suci (49), menduga anjing tersebut berpotensi membawa virus rabies karena menyerang secara tiba-tiba.
"Kalau tidak rabies, mana mungkin menyerang tiba-tiba begitu. Tidak mungkin teman saya mengganggunya. Ini sudah pasti rabies anjingnya," ujar Suci.
Suci berharap pemerintah segera melakukan penanganan terhadap keberadaan anjing liar di kawasan Terminal Pasar Galiran. Menurutnya, jumlah anjing liar di lokasi tersebut cukup banyak dan perlu mendapat perhatian.
Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gede Juanida mengatakan pihaknya belum menerima laporan lengkap terkait kejadian tersebut. Namun, berdasarkan lokasi kejadian, anjing yang menyerang korban diduga merupakan anjing liar.
Ia memastikan korban akan mendapatkan penanganan berupa Vaksin Anti Rabies (VAR) dari RSUD Klungkung.
"Kalau RSUD Klungkung, tanpa harus berkoordinasi dengan puskeswan bisa langsung diberikan VAR pada korban," jelas Juanida. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar