BADUNG, Lensabali.id – Aksi pengeroyokan yang disertai penggunaan senjata tajam terjadi di Jalan Raya Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (27/06/2026) malam. Insiden yang dipicu kesalahpahaman di jalan tersebut mengakibatkan seorang pria mengalami luka robek serius pada bagian wajah.
Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan mengenai dugaan perkelahian tersebut.
"Kami sudah menerima laporan terkait dugaan perkelahian tersebut dan anggota langsung bergerak mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan awal. Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 Wita," ujar Sukadana, Minggu (28/06/2026).
Peristiwa bermula ketika korban berinisial DN (29) bersama rekannya melintas dari arah timur menuju pintu keluar pasar malam Kerobokan. Saat bersamaan, lima pria yang mengendarai tiga sepeda motor tiba-tiba keluar dan hampir bersenggolan dengan kendaraan korban.
"Pihak korban sempat hampir bersenggolan dengan kelompok pengendara lain yang tiba-tiba keluar dari area pasar malam. Karena tidak terima, kelompok yang diduga berjumlah lima orang tersebut langsung mengejar korban," jelas Sukadana.
Kejar-kejaran berakhir di sebelah barat B Mart setelah kendaraan korban berhasil dihentikan. Adu mulut yang terjadi kemudian berubah menjadi perkelahian hingga salah seorang pelaku mengeluarkan pisau dan menyerang korban beserta temannya.
"Setelah korban dicegat, terjadi keributan dan salah satu dari pengendara motor itu langsung mengeluarkan pisau. Senjata tajam tersebut disabetkan ke arah wajah korban dan temannya secara membabi buta," tuturnya.
Usai melakukan penyerangan, para pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. Saat polisi tiba di lokasi, kedua belah pihak sudah tidak berada di tempat, namun petugas menemukan bercak darah di sekitar lokasi kejadian.
Korban DN, warga Banyuwangi, bersama rekannya segera dievakuasi ke Rumah Sakit Lira Medika. Hingga kini korban masih menjalani perawatan akibat luka sayatan pada wajah.
Polisi telah memeriksa saksi di lokasi dan kini memburu lima pelaku dengan menelusuri rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian.
"Di lokasi utama memang tidak ada kamera pengawas, tetapi kami menemukan satu titik CCTV di Toko Gree Daikin tempat para pelaku sempat berhenti. Tim buser sekarang sedang menyisir dan mengecek rekaman tersebut untuk mengidentifikasi para pelaku," pungkas Sukadana. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar