TABANAN, Lensabali.id – Warga digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah yang telah membusuk di kawasan Hutan Sanghyang, Jatiluwih, Kabupaten Tabanan. Hingga kini, identitas korban maupun penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, menjelaskan jenazah pertama kali ditemukan seorang warga yang hendak menghaturkan upakara di Pura Kak Resi sekitar pukul 07.30 Wita.
Warga tersebut berjalan sekitar 1,5 kilometer dari rumah menuju pura. Seusai melaksanakan persembahyangan, ia mencium aroma menyengat yang berasal dari kawasan hutan di sekitar lokasi.
"Karena penasaran, saksi tersebut berusaha mencari sumber bau. Dari jarak sekitar 15 meter, saksi melihat sesosok tubuh manusia berada di dalam sebuah cekungan tanah dengan posisi bersimpuh dan sudah tidak bergerak," ujar Wiwik.
Merasa ketakutan, saksi segera meninggalkan lokasi dan melaporkan temuannya kepada Kepala Wilayah Banjar Dinas Gunung Sari Umakayu. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Penebel.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan BPBD Tabanan untuk proses evakuasi jenazah.
Hasil pemeriksaan awal Tim Identifikasi Polres Tabanan menunjukkan kondisi jenazah telah mengalami pembusukan sehingga identitas korban belum dapat dipastikan. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk menjalani autopsi.
Di sekitar lokasi penemuan, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya tas tenteng berwarna hijau tosca, jaket biru tua, iPhone dengan pelindung merah, vape, obat-obatan, vitamin, dua kacamata, jas hujan, air minum, headset, serta beberapa barang pribadi lainnya.
Penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya. "Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri atau barang-barang tersebut diimbau segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian," tutup Wiwik. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar