𝗞𝗮𝘀𝘂𝘀 𝗖𝘂𝗿𝗮𝗻𝗺𝗼𝗿 𝗱𝗶 𝗟𝗮𝗽𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗥𝗲𝗻𝗼𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗠𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗟𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗪𝗮𝘀𝗽𝗮𝗱𝗮 - LENSA BALI

Hot


Jumat, 08 Mei 2026

𝗞𝗮𝘀𝘂𝘀 𝗖𝘂𝗿𝗮𝗻𝗺𝗼𝗿 𝗱𝗶 𝗟𝗮𝗽𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗥𝗲𝗻𝗼𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁, 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 𝗠𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗟𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗪𝗮𝘀𝗽𝗮𝗱𝗮

Puluhan Kendaraan Parkir Liar di Ubud Ditindak, Petugas Tempel Stiker Pelanggaran

GIANYAR, Lensabali.id – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Gianyar bersama Polsek Ubud kembali melakukan penertiban kendaraan yang parkir sembarangan di kawasan wisata Ubud, Kamis (7/5/2026). Razia difokuskan di sepanjang Jalan Hanoman dan Jalan Monkey Forest yang selama ini kerap dipadati kendaraan parkir di badan jalan.

Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara mengatakan penertiban menyasar kendaraan roda dua maupun roda empat yang menggunakan badan jalan sebagai lokasi parkir.

“Razia menyasar kendaraan roda dua dan roda empat yang parkir menggunakan badan jalan di sepanjang Jalan Monkey Forest dan Jalan Hanoman, Lingkungan Padangtegal, Ubud,” ujar Antara.

Dalam operasi tersebut, petugas memberikan sanksi tilang kepada sejumlah pengendara. Selain itu, sekitar 20 kendaraan lain dipasangi stiker sebagai tanda pelanggaran parkir liar.

“Petugas memberikan teguran dan imbauan kepada pengendara yang memarkir kendaraan di badan jalan,” imbuhnya.

Menurut Antara, penertiban dilakukan sebagai langkah mengurangi kemacetan lalu lintas di pusat kawasan wisata Ubud. Selama ini, kendaraan yang parkir sembarangan disebut menjadi salah satu penyebab tersendatnya arus kendaraan.

Meski razia rutin dilakukan, praktik parkir liar di kawasan tersebut masih terus ditemukan. Sejumlah pengemudi disebut kerap memanfaatkan kelengahan petugas untuk berhenti dan menunggu penumpang di pinggir jalan.

Salah seorang pemilik toko pakaian di Jalan Monkey Forest, Wayan Repot, mengaku pengemudi taksi online dan ojek online menjadi pihak yang paling sering parkir sembarangan.

“Paling bandel itu taksi online. Kalau tidak ada petugas mereka parkir di pinggir jalan. Kalau petugas razia, mereka langsung tancap gas,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan kendaraan yang parkir terlalu lama di tepi jalan juga dikeluhkan para pemilik usaha karena dinilai mengganggu akses dan pandangan wisatawan menuju toko-toko di kawasan tersebut. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar