BADUNG, Lensabali.id – Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (7/5).
Kegiatan tersebut menjadi ruang penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber, khususnya di sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka).
Acara turut dihadiri Direktur Pengaduan dan Pengawasan Lingkungan Hidup KLH Ardyanto Nugroho, Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, jajaran Forkopimda, kepala OPD, hingga pelaku usaha horeka di Kabupaten Badung.
Usai kegiatan, I Gusti Anom Gumanti menegaskan bahwa forum evaluasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan sampah, terutama di kawasan pariwisata yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan kunjungan wisatawan.
Menurutnya, persoalan sampah kini telah menjadi tantangan serius yang harus ditangani secara bersama-sama.
“Pariwisata Badung hidup dari keindahan dan kenyamanan lingkungan. Karena itu, pengelolaan sampah harus menjadi tanggung jawab bersama, terutama sektor pariwisata yang bersentuhan langsung dengan wisatawan,” ujarnya.
Politisi PDIP asal Kuta tersebut menilai pengelolaan sampah berbasis sumber sangat penting untuk menjaga kualitas lingkungan sekaligus mempertahankan citra Bali sebagai destinasi wisata dunia.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, desa adat, pelaku usaha, dan masyarakat agar penanganan sampah berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Kalau semua bergerak bersama, saya yakin persoalan sampah bisa kita tekan. Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga soal menjaga masa depan pariwisata dan generasi mendatang,” tegasnya. (*/ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar