TABANAN, Lensabali.id – Operasi pencarian terhadap I Made Dibia (84), lansia yang dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru, resmi dihentikan oleh Basarnas Bali setelah berlangsung selama tujuh hari.
Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinada Giri, menyampaikan bahwa penghentian dilakukan pada Sabtu (2/5/2026) karena tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
"Sesuai dengan regulasi Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, pencarian dapat dihentikan apabila selama tujuh hari korban tidak ditemukan," ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Ia menjelaskan, selama proses pencarian, tim SAR gabungan tidak menemukan barang pribadi seperti tongkat, pakaian, maupun jejak korban di jalur pendakian.
"Sampai pencarian terakhir hari Sabtu kemarin, tim gabungan belum menemukan indikasi korban ditemukan," kata Srinada.
Meski demikian, penghentian ini hanya berlaku untuk operasi resmi Basarnas. Upaya pencarian oleh keluarga dan relawan masih terus dilakukan.
Tim SAR sebelumnya telah menyisir area hutan dan perbukitan yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban.
Kondisi cuaca yang kurang bersahabat, seperti hujan dan kabut tebal, turut menjadi kendala selama proses pencarian. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar