DENPASAR, Lensabali.id – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat melalui pembukaan kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026 di Bapelkesmas Provinsi Bali, Selasa (5/5).
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kader Posyandu memegang peran strategis yang tidak hanya terbatas pada pelayanan dasar, tetapi juga sebagai penghubung antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah.
“Posyandu harus dikelola dengan baik. Kader tidak hanya melayani, tetapi juga mampu mencatat serta menyampaikan kebutuhan masyarakat agar dapat ditindaklanjuti secara tepat,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng, mencakup kader serta tim pembina dari berbagai tingkatan, mulai dari kota hingga desa.
Ketua panitia, Ni Komang Sriani, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kader dalam memahami serta mengimplementasikan program Posyandu secara menyeluruh.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dari berbagai perangkat daerah, termasuk Dinas Pendidikan, Satpol PP, dan Dinas Sosial. Materi yang disampaikan mencakup penguatan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), pendalaman program, serta isu strategis yang relevan.
Selain itu, peserta juga dibekali strategi integrasi program Posyandu ke dalam perencanaan dan penganggaran daerah, agar pelaksanaannya lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kader Posyandu semakin siap menjalankan perannya secara optimal serta mampu menghadirkan pelayanan yang lebih responsif dan komprehensif bagi masyarakat. (hms/ap)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar