𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗣𝘂𝗷𝗮𝘄𝗮𝗹𝗶 𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗟𝘂𝗵𝘂𝗿 𝗕𝗮𝘁𝘂𝗹𝘂𝗺𝗯𝘂𝗻𝗴, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗣𝘂𝗻𝗶𝗮 𝗥𝗽𝟮𝟱 𝗝𝘂𝘁𝗮 - LENSA BALI

Hot


Sabtu, 11 April 2026

𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗣𝘂𝗷𝗮𝘄𝗮𝗹𝗶 𝗣𝘂𝗿𝗮 𝗟𝘂𝗵𝘂𝗿 𝗕𝗮𝘁𝘂𝗹𝘂𝗺𝗯𝘂𝗻𝗴, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗣𝘂𝗻𝗶𝗮 𝗥𝗽𝟮𝟱 𝗝𝘂𝘁𝗮

Hadiri Pujawali Pura Luhur Batulumbung, Gubernur Koster Serahkan Punia Rp25 Juta

TABANAN, Lensabali.id — Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri langsung puncak Karya Pujawali di Pura Luhur Batulumbung, yang berlokasi di Desa Soka, Senganan, Kabupaten Tabanan, Kamis (9/4).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster turut tangkil dan melaksanakan persembahyangan bersama masyarakat, sekaligus menyerahkan dana punia sebesar Rp25 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan upacara adat serta pelestarian tradisi budaya Bali.

Kehadiran orang nomor satu di Bali itu disambut dengan penuh sukacita oleh para pengempon dan pemedek yang sedang menjalankan rangkaian persembahan di pura tersebut.

Suasana khidmat menyelimuti jalannya upacara yang menjadi bagian penting dari tradisi spiritual masyarakat Hindu di Bali.

Bendesa Adat Soka, I Wayan Esiawan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Koster yang hadir sebagai upasaksi dalam pelaksanaan karya piodalan tersebut.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan.

Esiawan menuturkan bahwa Pura Luhur Batulumbung telah ditetapkan sebagai cagar budaya sejak tahun 2025, dan hingga kini terus mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah.

Hadiri Pujawali Pura Luhur Batulumbung, Gubernur Koster Serahkan Punia Rp25 Juta

Selain Gubernur Bali, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali.

Kehadiran Gubernur asal Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng tersebut menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat, agama, dan budaya Bali.

Dukungan itu juga diwujudkan melalui penyerahan punia kepada manggala karya yang diwakili oleh Bendesa Adat Soka.

Selain prosesi persembahyangan, berbagai sajian seni tradisional Bali turut memeriahkan jalannya upacara.

Salah satu penampilan yang menarik perhatian adalah Tari Pendet yang dibawakan oleh para penari cilik.

Gubernur Koster tampak menikmati pertunjukan tersebut sebagai simbol kekayaan budaya Bali yang terus dijaga serta diwariskan oleh generasi muda di desa setempat. (hms/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar