𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗕𝗲𝗿𝗴𝗲𝗿𝗮𝗸 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝗺𝗮, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴–𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿–𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿 𝗣𝗲𝗿𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 14 April 2026

𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗕𝗲𝗿𝗴𝗲𝗿𝗮𝗸 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝗺𝗮, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴–𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿–𝗚𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮𝗿 𝗣𝗲𝗿𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻

Bali Bergerak Bersama, Gubernur Koster Sinergikan Badung–Denpasar–Gianyar Percepat Pembangunan

DENPASAR, Lensabali.id — Pemerintah Provinsi Bali kembali menegaskan komitmennya dalam membangun daerah secara merata melalui penguatan kolaborasi lintas wilayah. Kesepakatan strategis antara Pemprov Bali dengan Kabupaten Badung, Kota Denpasar, dan Kabupaten Gianyar resmi ditandatangani di Kantor Gubernur Bali, Senin (13/4), sebagai simbol kebersamaan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, serta Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra. Kesepakatan ini merupakan perubahan atas perjanjian Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk mendukung pelaksanaan Proyek Strategis Provinsi Bali.

Momentum tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan Bali tidak lagi berjalan secara parsial, melainkan dalam satu kesatuan visi. Semangat gotong royong diwujudkan melalui kontribusi daerah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tinggi, khususnya dari sektor Pajak Hotel dan Restoran, untuk membantu percepatan pembangunan wilayah lain.

Gubernur Koster menegaskan bahwa proyek strategis ini dirancang untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan kualitas pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan hingga 2028–2029.

Sejumlah proyek prioritas difokuskan pada peningkatan mobilitas, seperti pembangunan Jalan Gatot Subroto Barat–Canggu, Jalan Sunset Road–Mahendradatta, serta underpass Tohpati yang menjadi titik vital lalu lintas di Denpasar.

Selain itu, pembangunan Jalan Singaraja–Mengwitani menjadi langkah penting membuka akses Bali Utara, yang selama ini relatif tertinggal. Upaya ini juga diperkuat dengan pengembangan Jalan Lingkar Nusa Penida guna mengoptimalkan potensi pariwisata kawasan kepulauan.

Konektivitas kawasan juga diperluas melalui pembangunan Jalan Kusamba–Padangbai serta jalur penghubung Pura Batur–Pura Besakih yang memadukan kepentingan ekonomi dan spiritual Bali.

Bali Bergerak Bersama, Gubernur Koster Sinergikan Badung–Denpasar–Gianyar Percepat Pembangunan


Sementara itu pengembangan pelabuhan di Sangsit, Amed, Celukan Bawang, dan Kusamba diproyeksikan menjadi pusat baru distribusi logistik dan pariwisata, sekaligus mengurangi tekanan di Bali Selatan.

Tak hanya infrastruktur, perhatian juga diberikan pada sektor budaya dan pertanian, termasuk penataan kawasan Pura Besakih serta pembangunan fasilitas pengolahan gabah dan pakan ternak di Tabanan.

Dalam perjalanannya, jumlah proyek strategis disesuaikan dari 20 menjadi 22 proyek, setelah sebagian diambil alih pemerintah pusat sebagai Proyek Strategis Nasional. Penambahan ini menunjukkan komitmen daerah dalam memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap mampu mengatasi persoalan klasik seperti ketimpangan wilayah, kemacetan, serta keterbatasan infrastruktur di Bali bagian utara, timur, dan barat. (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar