TABANAN, Lensabali.id - Menjelang perayaan Tumpek Landep, layanan cuci motor di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan dipadati masyarakat. Warga Hindu di Bali datang silih berganti untuk membersihkan kendaraan yang akan diupacarai.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Fathkur Rokhman, menjelaskan bahwa Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Cuci Motor merupakan bagian dari program pembinaan bagi warga binaan.
"Melalui asimilasi cuci motor ini, warga binaan dilatih untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Tentu yang mengikuti program ini sudah memenuhi syarat dan siap menjalankan kegiatan dengan baik," ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Program ini tidak hanya memberikan layanan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kemandirian bagi warga binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menyebut tingginya minat masyarakat menjadi indikator keberhasilan program pembinaan yang dijalankan.
"Antusiasme masyarakat ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan berjalan dengan baik," ungkapnya.
Tumpek Landep sendiri merupakan hari suci umat Hindu yang dirayakan setiap enam bulan sekali, sebagai bentuk pemujaan terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi Sang Hyang Siwa Pasupati.
Pada hari tersebut, umat Hindu menyucikan berbagai benda berbahan logam, termasuk kendaraan bermotor, yang dianggap memiliki peran penting dalam kehidupan. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar