DENPASAR, Lensabali.id — Dinas Perhubungan Provinsi Bali mencatat sekitar 280 ribu orang telah memasuki Pulau Dewata pada periode arus balik Lebaran Idulfitri 2026. Angka tersebut merupakan akumulasi kedatangan melalui sejumlah pintu masuk utama Bali selama 22–24 Maret 2026.
Data tersebut dihimpun dari beberapa jalur transportasi utama, yakni Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai, Pelabuhan Benoa, serta Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Lonjakan jumlah penumpang mulai terlihat sejak H+1 Lebaran, dengan peningkatan signifikan terutama di sektor transportasi udara.
Di Bandara I Gusti Ngurah Rai, jumlah penumpang domestik tercatat mencapai sekitar 32 ribu orang per hari pada H+2 Lebaran. Sementara itu, kedatangan penumpang internasional tercatat rata-rata 20 hingga 21 ribu orang per hari.
Peningkatan arus penumpang juga terjadi di jalur laut. Di Pelabuhan Gilimanuk, jumlah kedatangan mulai meningkat sejak H+1 Lebaran dengan kisaran 34 ribu hingga 50 ribu orang per hari.
Sementara itu, di Pelabuhan Padangbai, jumlah penumpang yang datang tercatat sekitar 5 ribu hingga 6 ribu orang per hari.
Aktivitas kedatangan juga meningkat di Pelabuhan Benoa, dengan rata-rata 600 hingga 800 penumpang per hari sejak H+1 Lebaran.
Selain itu, arus penumpang melalui jalur darat juga terlihat di Terminal Tipe A Mengwi, dengan jumlah penumpang yang turun berkisar 1.000 hingga 2.000 orang per hari.
Kepala Dinas Perhubungan Bali, I Kadek Mudarta, mengatakan tren peningkatan arus kedatangan ke Bali masih berlangsung selama periode arus balik Lebaran.
"Prediksi kita sampai hari Minggu 29 Maret," kata Mudarta, Jumat (27/3/2026).
Pihaknya menegaskan bahwa Dishub Bali terus memantau perkembangan jumlah penumpang yang masuk melalui seluruh pintu transportasi menuju Bali untuk memastikan kelancaran arus mobilitas selama masa arus balik. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar