𝗪𝘂𝗷𝘂𝗱𝗸𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗸 𝗔𝗻𝗮𝗸, 𝗦𝗲𝗻𝗶𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗚𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗿𝗮𝘀𝘁𝗮 𝗧𝗲𝗸𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗮𝗻 𝗢𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗧𝘂𝗮 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝗚𝗮𝗿𝗱𝗮 𝗧𝗲𝗿𝗱𝗲𝗽𝗮𝗻 - LENSA BALI

Hot


Jumat, 27 Maret 2026

𝗪𝘂𝗷𝘂𝗱𝗸𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗸 𝗔𝗻𝗮𝗸, 𝗦𝗲𝗻𝗶𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗚𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗿𝗮𝘀𝘁𝗮 𝗧𝗲𝗸𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗮𝗻 𝗢𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗧𝘂𝗮 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝗚𝗮𝗿𝗱𝗮 𝗧𝗲𝗿𝗱𝗲𝗽𝗮𝗻

Wujudkan Lingkungan Layak Anak, Seniasih Giri Prasta Tekankan Peran Orang Tua sebagai Garda Terdepan

BADUNG, Lensabali.id – Ketua Forum PUSPA Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta menegaskan bahwa orang tua memegang peranan utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan layak bagi tumbuh kembang anak.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Kabupaten Layak Anak (KLA) yang berlangsung di Kabupaten Badung, Jumat (27/3).

Dalam paparannya, Seniasih Giri Prasta menekankan bahwa anak merupakan investasi masa depan yang harus dijaga dan dilindungi, tidak hanya melalui pemenuhan kebutuhan materi, tetapi juga melalui perhatian emosional dari orang tua.

Ia mengingatkan bahwa banyak orang tua yang beranggapan tanggung jawab terhadap anak cukup dipenuhi dengan menyediakan kebutuhan materi, sementara kehadiran dan perhatian justru kerap terabaikan.

“Perhatian yang dibutuhkan anak bukan hanya berupa pemberian segala sesuatu yang berbentuk materi, sementara ibu dan bapak hanya sibuk bekerja,” ujarnya.

Menurutnya, kurangnya perhatian dan kedekatan emosional dapat memicu berbagai persoalan, termasuk meningkatnya potensi anak menjadi korban kekerasan.

Ia juga menegaskan bahwa bentuk kekerasan terhadap anak tidak selalu berupa tindakan fisik, melainkan bisa muncul melalui ucapan yang menyakitkan atau perlakuan yang merendahkan.

“Kekerasan jangan hanya dipahami dalam bentuk fisik, bisa juga berupa perkataan kasar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti masih tingginya angka kekerasan terhadap anak di Bali, khususnya di Kabupaten Badung. Salah satu indikator yang memprihatinkan adalah adanya kasus bunuh diri yang melibatkan anak-anak.

Selain itu, praktik pernikahan anak di bawah umur juga menjadi perhatian serius karena dinilai sebagai bentuk kekerasan terhadap anak, mengingat kondisi fisik dan mental mereka belum siap menjalani kehidupan berumah tangga.

“Karena alat reproduksi mereka belum siap, ini juga bisa masuk kategori kekerasan terhadap anak. Ini harus dicegah,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Seniasih Giri Prasta mengajak orang tua untuk memberikan edukasi sejak dini kepada anak, termasuk pemahaman mengenai batasan tubuh serta keberanian untuk menolak atau melaporkan tindakan yang tidak pantas.

Wujudkan Lingkungan Layak Anak, Seniasih Giri Prasta Tekankan Peran Orang Tua sebagai Garda Terdepan

Di akhir paparannya, ia menegaskan komitmen Forum PUSPA Bali untuk terus mendukung pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurutnya, sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan menjadi langkah penting untuk mendorong terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak di seluruh wilayah Bali.

Kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan Sekretaris Dinas P3AP2KB Kabupaten Badung, I Dewa Nyoman Suarteja, yang memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meningkatkan capaian penilaian Kabupaten Layak Anak kategori Nindya.

Berbagai langkah strategis telah dilakukan pemerintah daerah guna memperkuat sistem perlindungan anak sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sub kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat kolaborasi lintas sektor. (hms/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar