𝗣𝗮𝗻𝗶𝗸 𝗛𝗶𝗻𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗕𝗮𝘁𝘂, 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗣𝗲𝗴𝗮𝘄𝗮𝗶 𝗗𝗶𝘀𝘁𝗮𝗻 𝗧𝗮𝗯𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗷𝘂𝗻 𝗸𝗲 𝗝𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝟴 𝗠𝗲𝘁𝗲𝗿 - LENSA BALI

Hot


Rabu, 25 Maret 2026

𝗣𝗮𝗻𝗶𝗸 𝗛𝗶𝗻𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗕𝗮𝘁𝘂, 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗣𝗲𝗴𝗮𝘄𝗮𝗶 𝗗𝗶𝘀𝘁𝗮𝗻 𝗧𝗮𝗯𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗷𝘂𝗻 𝗸𝗲 𝗝𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝟴 𝗠𝗲𝘁𝗲𝗿

Panik Hindari Batu, Mobil Pegawai Distan Tabanan Terjun ke Jurang 8 Meter

TABANAN, Lensabali.id — Sebuah mobil Daihatsu Feroza yang ditumpangi lima pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Jurusan Payangan–Apuan, tepatnya di Banjar Dinas Kalibalang, Desa Payangan, Kecamatan Marga, Selasa (24/3/2026). Kendaraan tersebut terperosok ke jurang sedalam sekitar delapan meter setelah diduga kehilangan kendali.

Kapolsek Marga AKP I Nyoman Sudarma menjelaskan mobil bernomor polisi DK 1526 FAA itu melaju dari arah utara, yakni Apuan menuju selatan ke Payangan.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan diduga melindas gundukan batu di sisi kiri jalan sehingga membuat ban kiri depan terangkat.

"Supir kemudian panik lalu membanting setir ke kiri yang kemudian mobil tersebut terperosok ke jurang dengan ketinggian kurang lebih delapan meter," ujar Nyoman Sudarma.

Akibat insiden tersebut, mobil bahkan sempat terguling hingga menyebabkan kerusakan cukup parah pada seluruh bagian bodinya.

Meski demikian, seluruh penumpang yang berada di dalam kendaraan berhasil selamat. Mereka hanya mengalami luka ringan berupa lecet di beberapa bagian tubuh.

"Seluruh korban mengalami luka ringan hanya lecet di bagian tubuh. Dan semuanya sudah dibawa ke RSUD Tabanan," imbuhnya.

Adapun lima orang yang berada di dalam mobil tersebut adalah I Made Winarsa (54), Komang Ayu Wajyarani (44), I Dewa Nyoman Triyasa (57), I Gede Artha Sudiarsana (31), serta I Putu Yogi A. Sepanca (42).

Kepala Dinas Pertanian Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, membenarkan bahwa para korban merupakan staf di instansinya.

Menurut Ekayana, kecelakaan terjadi saat para pegawai tersebut dalam perjalanan pulang setelah menghadiri undangan kegiatan di wilayah Bunutin, Kecamatan Marga.

"Semua dalam kondisi sadar dan hanya mengalami luka ringan. Namun, tiga orang masih perlu menjalani pemeriksaan rontgen untuk memastikan tidak ada cedera serius," ujar Ekayana.

Ia juga mengaku telah menjenguk para korban di rumah sakit serta mendampingi salah satu staf untuk membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian di Polres Tabanan. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar