𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗦𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝗡𝘆𝗲𝗽𝗶, 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗠𝗕𝗚 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗝𝗲𝗱𝗮 𝗗𝘂𝗮 𝗣𝗲𝗸𝗮𝗻 - LENSA BALI

Hot


Senin, 16 Maret 2026

𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗦𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝗡𝘆𝗲𝗽𝗶, 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗠𝗕𝗚 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗝𝗲𝗱𝗮 𝗗𝘂𝗮 𝗣𝗲𝗸𝗮𝗻

Libur Sekolah dan Nyepi, Program MBG di Bali Jeda Dua Pekan

DENPASAR, Lensabali.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bali akan diliburkan sementara selama hampir dua pekan, yakni mulai 18 hingga 30 Maret 2026. Kebijakan ini mengikuti masa libur sekolah sekaligus rangkaian Hari Raya Nyepi.

Penghentian sementara distribusi tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor 6 Tahun 2026 tentang penghentian penyaluran MBG pada periode tersebut.

Koordinator BGN Wilayah Bali, Risca Christina, menjelaskan bahwa jadwal distribusi MBG menyesuaikan dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Karena bertepatan dengan liburan sekolah, jadi teman-teman Kepala SPPG kami arahkan untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah. Pemberian MBG terakhir mengikuti kebijakan dari sekolah masing-masing,” ujar Risca saat dihubungi, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, para koordinator SPPG di lapangan juga telah diminta untuk menyampaikan informasi penghentian sementara tersebut kepada pihak sekolah dan penerima manfaat agar tidak menimbulkan kebingungan.

Selama bulan puasa, beberapa sekolah masih meminta agar distribusi MBG tetap dilakukan dalam bentuk makanan kering yang dapat dikonsumsi pada hari yang sama.

Menjelang masa libur sekolah, paket makanan kering tersebut juga disiapkan sebagai cadangan bagi penerima manfaat untuk beberapa hari ke depan saat distribusi tidak berlangsung.

“Sementara makanan kering biasanya kami bundling untuk kebutuhan sekitar tiga hari,” jelas Risca.

Penambahan 134 Dapur SPPG di Bali

Di sisi lain, pemerintah pusat berencana menambah jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah pada 2026 sebagai upaya memperluas jangkauan program MBG.

Bali termasuk salah satu wilayah yang masuk dalam target penambahan fasilitas tersebut.

Risca menyebutkan penambahan dapur MBG di Bali diproyeksikan mencapai ratusan unit dalam tahun ini.

“Betul, Bali termasuk daerah yang akan mendapat penambahan. Targetnya kurang lebih sekitar 134 SPPG lagi di tahun 2026,” pungkasnya. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar