𝗜𝗯𝘂 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗶 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗞𝗮𝗱𝗲𝗿 𝗣𝗼𝘀𝘆𝗮𝗻𝗱𝘂 𝗣𝗲𝗸𝘂𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗟𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗦𝗶𝗴𝗮𝗽 𝗱𝗮𝗻 𝗥𝗲𝘀𝗽𝗼𝗻𝘀𝗶𝗳 𝗠𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗶 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 - LENSA BALI

Hot


Senin, 09 Maret 2026

𝗜𝗯𝘂 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗶 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗞𝗮𝗱𝗲𝗿 𝗣𝗼𝘀𝘆𝗮𝗻𝗱𝘂 𝗣𝗲𝗸𝘂𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗟𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗦𝗶𝗴𝗮𝗽 𝗱𝗮𝗻 𝗥𝗲𝘀𝗽𝗼𝗻𝘀𝗶𝗳 𝗠𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗶 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮

Ibu Putri Koster Dorong Kader Posyandu Pekutatan Lebih Sigap dan Responsif Melayani Warga

JEMBRANA, Lensabali.id – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, mendorong para kader Posyandu agar semakin sigap dan responsif dalam melayani masyarakat. Ia berharap para kader mampu bergerak cepat dalam merespons kebutuhan warga sehingga keberadaan Posyandu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali bertajuk “Membina dan Berbagi” yang digelar di Wantilan Pura Puseh Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Senin (9/3).

Selain di Desa Pulukan, kegiatan sosial yang digagas TP PKK Provinsi Bali tersebut juga menyasar Desa Madewi yang masih berada di wilayah Kecamatan Pekutatan. Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus sosialisasi transformasi Posyandu sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024.

Mengawali arahannya, Ibu Putri Koster menjelaskan bahwa peran Posyandu kini mengalami perluasan. Jika sebelumnya hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, kini Posyandu memiliki cakupan tugas yang lebih luas melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup bidang lainnya, yaitu pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat,” ujarnya.

Untuk memperkuat pemahaman para kader terhadap transformasi tersebut, TP Posyandu Provinsi Bali akan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Bina Kader Posyandu se-Bali pada 10–12 Maret 2026 di UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan para kader untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Ibu Putri Koster juga mengingatkan para kader agar lebih peka terhadap berbagai persoalan sosial yang muncul di lingkungan sekitar. Menurutnya, kader Posyandu dapat berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah desa dalam mencari solusi atas berbagai permasalahan.

“Misalnya ada warga yang kesulitan melanjutkan pendidikan anak. Kader Posyandu bidang pendidikan bisa memfasilitasi dan berkoordinasi dengan perbekel setempat untuk membantu mencarikan solusi,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali memiliki program Satu Keluarga Satu Sarjana yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang memenuhi persyaratan. Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu.

Selain itu, kader Posyandu juga diharapkan dapat ikut berperan dalam penanganan berbagai persoalan sosial lainnya, seperti penyalahgunaan narkoba maupun kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dengan melakukan koordinasi bersama pihak terkait.

Menutup arahannya, Ibu Putri Koster yang juga menjabat sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS) mengajak jajaran Posyandu untuk turut berperan aktif dalam upaya penanganan sampah di lingkungan masyarakat.

Ia mendorong kader Posyandu untuk ikut mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber, misalnya dengan memanfaatkan tong komposter atau teba modern untuk mengolah sampah organik. Sementara itu, sampah anorganik dapat ditangani melalui TPS3R maupun TPST.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Jembrana Ny. Ani Setiawarini Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Ibu Putri Koster kepada masyarakat Jembrana.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami karena Ibu berkenan berkunjung dan memberikan pembinaan kepada kader Posyandu di Jembrana,” ujarnya.

Ibu Putri Koster Dorong Kader Posyandu Pekutatan Lebih Sigap dan Responsif Melayani Warga

Ia menilai kehadiran Ketua TP Posyandu Provinsi Bali tersebut memberikan motivasi baru bagi para kader Posyandu di Desa Pulukan dan Desa Madewi untuk semakin mengoptimalkan pelaksanaan program Posyandu.

“Ini memotivasi kami untuk terus mengoptimalkan program Posyandu yang saat ini mencakup enam SPM,” tambahnya.

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, TP PKK Provinsi Bali juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada 132 kader Posyandu di Desa Pulukan dan Desa Madewi. Setiap paket bantuan berisi 30 kilogram beras, dua krat telur, serta dua kotak susu.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan pemaparan materi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata. Ia menjelaskan bahwa Posyandu yang sebelumnya dikenal sebagai bagian dari Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) kini bertransformasi menjadi Posyandu enam SPM sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).

Dengan perubahan tersebut, Posyandu tidak lagi hanya berperan dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menjalankan fungsi pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pembinaan sosial di tingkat desa. (hms/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar