GIANYAR, Lensabali.id - Bangunan bale gong di Pura Desa Lan Puseh Banjar Nyuh Kuning, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, roboh setelah diguyur hujan deras yang disertai angin kencang pada Rabu (4/3/2026) malam.
Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 Wita. Namun, kerusakan baru diketahui warga pada keesokan paginya.
"Robohnya kemarin malam pukul 23.30 Wita. Baru diketahui pagi ini pukul 07.30 Wita," ujar Antara dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).
Setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan awal. Dari hasil pemeriksaan sementara, pondasi bangunan diduga sudah mengalami pelapukan sehingga tidak mampu menahan terpaan cuaca buruk.
Usai kejadian, warga bersama petugas segera membersihkan puing-puing bangunan bale gong yang roboh. Beruntung, saat peristiwa terjadi area pura sedang dalam keadaan kosong.
"Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka," kata Antara.
Meski tidak menimbulkan korban, kerusakan bangunan diperkirakan menimbulkan kerugian materi hingga sekitar Rp300 juta. Saat ini, pengempon atau pengurus pura dari unsur warga masih berkoordinasi untuk menentukan waktu pelaksanaan upacara adat terkait kejadian tersebut.
Antara juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, serta melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi bangunan, terutama bangunan lama, guna mencegah kejadian serupa," katanya. (*/ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar