KLUNGKUNG, Lensabali.id – Semangat kreativitas generasi muda Klungkung kembali ditunjukkan melalui Lomba Ogoh-Ogoh Antar Kecamatan se-Kabupaten Klungkung yang digelar di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Jumat (13/3).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ketua TP PKK Ny. Eva Satria, didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra bersama Ny. Kusuma Surya, serta dihadiri ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan karya seni para peserta.
Lomba ogoh-ogoh ini digelar sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas di bidang seni dan budaya.
Dalam sambutannya, Bupati Satria menyampaikan apresiasi atas semangat para pemuda yang terus menjaga tradisi serta mengembangkan seni budaya Bali melalui karya ogoh-ogoh yang kreatif dan inovatif.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berlandaskan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Klungkung Mahottama.
“Saya sangat mengapresiasi semangat anak-anak muda dalam melestarikan tradisi budaya kita di Bali. Saya juga bangga dapat hadir di tengah masyarakat yang begitu antusias menyaksikan lomba ogoh-ogoh ini,” ujar Bupati Satria.
Ia menambahkan bahwa kompetisi dalam lomba ini memang menjadi pemicu semangat bagi para peserta, namun yang lebih penting adalah menjaga nilai kebersamaan serta komitmen dalam melestarikan warisan budaya.
Melalui kegiatan ini, Bupati Satria berharap semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali dapat terus hidup dalam setiap karya seni dan kreativitas generasi muda di Kabupaten Klungkung.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja menjelaskan bahwa lomba ogoh-ogoh antar kecamatan ini bertujuan memberikan ruang kreativitas bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat seni.
Adapun peserta lomba terdiri dari empat perwakilan kecamatan, yakni Komunitas Ogoh-Ogoh Ulian Meled (ULED) Desa Nyalian sebagai duta Kecamatan Banjarangkan, Komunitas Bala Rekha Simantaka Desa Sampalan Klod sebagai duta Kecamatan Dawan, Sekaa Tapak Gana Desa Selat sebagai duta Kecamatan Klungkung, serta Sanggar Ratu Kinasih Desa Lembongan sebagai duta Kecamatan Nusa Penida.
Pemerintah Kabupaten Klungkung juga menyediakan dana motivasi dan pembinaan bagi peserta lomba, yakni sebesar Rp45 juta untuk Kecamatan Nusa Penida dan masing-masing Rp35 juta bagi Kecamatan Klungkung, Dawan, dan Banjarangkan.
Melalui kegiatan ini diharapkan kreativitas generasi muda semakin berkembang sekaligus memperkuat pelestarian budaya Bali di tengah dinamika zaman. (*/ap)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar