DENPASAR, Lensabali.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bali tetap dilaksanakan selama Ramadan. Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Bali memastikan siswa muslim tetap menerima MBG dengan penyesuaian menu berupa makanan kering.
Koordinator BGN Wilayah Bali, Risca Christina, menjelaskan skema tersebut diterapkan terutama di sekolah dengan mayoritas siswa nonmuslim. “Untuk bulan puasa di Provinsi Bali beberapa sekolah yang mayoritasnya nonmuslim jika misal dia sekolah pemberian MBG-nya seperti biasa, memberikan menu basah akan tetapi apabila ada yang muslim, (siswa) sekolah di mayoritas nonmuslim akan mendapatkan makanan kering,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Risca menyebut menu kering yang diberikan antara lain telur, kacang polong, abon, buah, hingga kurma. Paket tersebut dibagikan bersamaan dengan siswa lainnya agar bisa dibawa pulang dan disantap saat berbuka puasa.
Sementara itu, sekolah berbasis muslim di Bali umumnya memilih menghentikan sementara pengiriman MBG selama Ramadan. “Yang sekolah muslim rata-rata tidak meminta MBG dulu selama puasa, di daerah Jembrana dan Tabanan. Tapi nanti dikembalikan koordinasinya kepala SPPG dan pihak sekolah tersebut,” jelas Risca. Ia menambahkan, sekolah tetap dapat mengajukan pengiriman MBG kembali di pertengahan bulan puasa.
Menanggapi viralnya permintaan menu tertentu saat Ramadan, Risca menegaskan tidak ada menu babi dalam program MBG. “Tidak ada, karena harus lulus sertifikasi halal,” tandasnya. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar