𝗞𝗲𝗺𝗲𝗻𝗵𝗮𝗺 𝗥𝗜 𝗞𝘂𝗻𝗷𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴, 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 "𝗞𝗮𝗺𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗥𝗲𝗱𝗮𝗺" 𝗱𝗮𝗻 "𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗦𝗮𝗱𝗮𝗿 𝗛𝗔𝗠" - LENSA BALI

Hot


Rabu, 18 Februari 2026

𝗞𝗲𝗺𝗲𝗻𝗵𝗮𝗺 𝗥𝗜 𝗞𝘂𝗻𝗷𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴, 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 "𝗞𝗮𝗺𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗥𝗲𝗱𝗮𝗺" 𝗱𝗮𝗻 "𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗦𝗮𝗱𝗮𝗿 𝗛𝗔𝗠"

Kemenham RI Kunjungi Klungkung, Perkuat Sinergi Program "Kampung Redam" dan "Desa Sadar HAM"

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Klungkung menerima kunjungan kerja Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenham RI), Rabu (18/2). Kunjungan ini difokuskan pada sosialisasi serta penguatan implementasi dua program prioritas nasional, yakni pembentukan 2.000 Kampung Redam (Rekonsiliasi dan Perdamaian) dan pengembangan 2.000 Desa Sadar HAM.

Delegasi Kemenham RI diwakili Staf Khusus Kementerian HAM Thomas Harming Suwarta, didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Bali Anak Agung Ngurah Dalem. Rombongan diterima langsung oleh Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra di ruang rapat Bupati Klungkung.

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif, membahas kesiapan daerah dalam mendukung agenda nasional penguatan nilai-nilai HAM berbasis komunitas. Klungkung dinilai memiliki modal sosial yang kuat untuk mengembangkan kedua program tersebut secara berkelanjutan.

Wakil Bupati Tjok Surya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemenham RI menjadikan Klungkung sebagai bagian dari penguatan program nasional. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyinergikan program pusat dengan kebijakan pembangunan daerah.

“Kami menyambut baik kehadiran Kemenham RI. Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM sejalan dengan arah pembangunan Klungkung yang menekankan harmoni sosial dan perlindungan hak asasi manusia,” ujar Wabup Tjok Surya.

Ia menjelaskan, khusus program Kampung Redam, Pemkab Klungkung selama ini telah membangun fondasi kuat melalui kolaborasi lintas sektor, baik dengan perangkat daerah maupun lembaga adat yang hidup dan berperan aktif di masyarakat.

Menurutnya, harmonisasi antara institusi formal dan adat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial serta mencegah potensi konflik di tingkat akar rumput. Pendekatan ini dinilai relevan dengan semangat rekonsiliasi dan perdamaian yang diusung Kampung Redam.


“Kami selalu mengedepankan sinergi antara lembaga dinas dan lembaga adat. Ini penting untuk menjaga kondusivitas wilayah sebagai fondasi menuju Klungkung yang Mahottama—Maju, Harmonis, Tentram, dan Makmur,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Kemenham RI menyampaikan bahwa Kampung Redam dan Desa Sadar HAM dirancang sebagai instrumen penguatan ketahanan sosial berbasis komunitas, dengan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai toleransi dan keadilan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih konkret antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga implementasi program dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan sosial masyarakat Klungkung. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar