BADUNG, Lensabali.id - Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta melakukan peninjauan sekaligus pengecekan pengamanan gereja yang dirangkaikan dengan Zoom Meeting bersama Kapolri, bertempat di kawasan Discovery Kartika Plaza, Kuta, Rabu (31/12) malam. Kegiatan tersebut juga disertai doa bersama bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra, dalam rangka memastikan keamanan malam pergantian Tahun 2025–2026.
Peninjauan ini turut dihadiri Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, serta Ketua DPRD Provinsi Bali. Rombongan kemudian menyambangi Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Xaverius, Kuta, yang tengah menggelar ibadah malam tahun baru menyambut Tahun 2026.
Dalam laporannya melalui Zoom Meeting kepada Panglima TNI, Kapolda Bali menyampaikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali, khususnya wilayah Kuta, berada dalam situasi aman dan terkendali. Sinergi lintas instansi dinilai berjalan efektif selama rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru.
“Di Kuta saat ini bersama Wakil Gubernur Bali, Pangdam IX/Udayana, dan Ketua DPRD Bali. Situasi kamtibmas terpantau kondusif. Selama libur Natal dan Tahun Baru, kami didukung 1.783 personel, dengan penebalan 237 personel Polda Bali, serta dukungan personel gabungan dari TNI, Satpol PP, Damkar, Dinas Kesehatan, Banser, hingga pemuda gereja,” ujar Kapolda Bali.
Ia merinci, pengamanan difokuskan pada 36 pos pengamanan yang mencakup 338 lokasi gereja, 13 titik strategis seperti pelabuhan dan pusat perbelanjaan, serta 113 objek wisata. Khusus malam pergantian tahun, jumlah personel yang dikerahkan mencapai 3.586 orang.
Kapolda Bali juga memaparkan sebaran konsentrasi perayaan malam tahun baru, dengan jumlah pengunjung terbesar terpantau di kawasan Kuta sekitar 12 ribu orang, Garuda Wisnu Kencana (GWK) sekitar 10 ribu orang, dan Canggu sekitar 18.500 orang.
Dari sisi pergerakan wisatawan, dilaporkan bahwa kedatangan melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai pada periode 18–31 Desember mengalami kenaikan wisatawan mancanegara sekitar 4 persen, sementara wisatawan domestik menunjukkan tren penurunan. Sebaliknya, jalur darat melalui Pelabuhan Gilimanuk justru mencatat lonjakan signifikan hingga 50–60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menanggapi laporan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan apresiasi atas soliditas seluruh unsur pengamanan di Bali. Ia menilai kerja sama lintas sektor telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan.
“Terima kasih atas kerja sama semuanya dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan yang berlibur di Bali. Namun, perlu tetap diwaspadai karena saat ini musim hujan. Waspadai potensi cuaca ekstrem dan gelombang laut, serta terus memantau keselamatan penerbangan di bandara,” ujar Panglima TNI.
Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dalam kunjungannya ke Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Xaverius berdialog langsung dengan romo yang memimpin ibadah malam pergantian tahun. Ia mengapresiasi kekompakan serta kekhusyukan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.
Wagub berharap semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama terus terjaga sebagai fondasi utama keamanan dan kedamaian Bali, khususnya dalam momentum perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Keamanan dan kenyamanan Bali adalah tanggung jawab bersama. Toleransi dan kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama Bali,” pungkas Giri Prasta. (hms/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar