𝗢𝗽𝗲𝗿𝗮𝘁𝗼𝗿 𝗧𝗿𝗮𝗻𝘀 𝗠𝗲𝘁𝗿𝗼 𝗗𝗲𝘄𝗮𝘁𝗮 𝗡𝘆𝗮𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗶𝗮𝗽 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗶 𝗕𝘂𝘀 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗱𝗶 𝗕𝘂𝗹𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴 - LENSA BALI

Hot


Kamis, 15 Januari 2026

𝗢𝗽𝗲𝗿𝗮𝘁𝗼𝗿 𝗧𝗿𝗮𝗻𝘀 𝗠𝗲𝘁𝗿𝗼 𝗗𝗲𝘄𝗮𝘁𝗮 𝗡𝘆𝗮𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗶𝗮𝗽 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗶 𝗕𝘂𝘀 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗱𝗶 𝗕𝘂𝗹𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴

Operator Trans Metro Dewata Nyatakan Siap Layani Bus Kota di Buleleng

Kajian Dishub Jadi Penentu Rute dan Jumlah Armada


DENPASAR, Lensabali.id - PT Satria Trans Jaya selaku operator Trans Metro Dewata (TMD) menyatakan kesiapan untuk mengoperasikan layanan bus kota di Kabupaten Buleleng. Sikap tersebut merupakan respons atas wacana Gubernur Bali Wayan Koster yang mendorong kehadiran transportasi publik modern di wilayah Bali Utara sebagai bagian dari penataan sistem mobilitas berkelanjutan.

Direktur Utama PT Satria Trans Jaya, Ketut Eddy Dharmaputra, menilai pengoperasian TMD di Buleleng dapat menjadi momentum kebangkitan kembali angkutan umum yang selama ini kian ditinggalkan masyarakat.

“Angkutan umum sejatinya adalah kewajiban pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. Itu sudah diatur dalam undang-undang,” ujar Eddy, Senin (12/1/2026).

Ia menuturkan, Buleleng sebagai wilayah yang terus tumbuh perlu menyiapkan sistem transportasi publik sejak dini agar tidak tertinggal dalam mengelola pergerakan masyarakat. Menurutnya, kelompok masyarakat menengah ke bawah masih sangat bergantung pada angkutan umum yang terjangkau dan mudah diakses.

“Dulu di Denpasar masih banyak bemo dengan rute dalam kota. Sekarang masyarakat beralih ke kendaraan pribadi. Padahal, bagi masyarakat menengah ke bawah, angkutan umum yang murah dan mudah itu kebutuhan. Tidak akan terpenuhi jika kendaraan pribadi terus bertambah,” jelasnya.

Meski demikian, Eddy menyebut operasional Trans Metro Dewata di Buleleng masih menunggu kajian teknis dari Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Perhubungan. Kajian tersebut akan menentukan rute layanan, jumlah armada, serta potensi bangkitan penumpang.

“Semuanya bergantung pada kajian Dishub, mulai dari kebutuhan unit, jumlah armada ideal, hingga penentuan rute. Biasanya dilakukan melalui survei perhubungan,” ungkap mantan Ketua Organda Bali itu.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan komitmennya untuk membuka layanan bus rute Singaraja–Denpasar setiap hari setelah seluruh proyek Shortcut Singaraja–Mengwitani rampung. Pemerintah Provinsi Bali menargetkan 12 titik shortcut tersebut tuntas pada 2030.

Tak hanya rute antarkota, Pemprov Bali juga berencana memperluas layanan Trans Metro Dewata di Buleleng. Bahkan, Bali dijadwalkan menerima bantuan 10 unit bus listrik dari Korea yang akan dioperasikan di wilayah tersebut dengan tarif terjangkau.

“Kita akan membawa layanan Trans Metro Dewata ke Buleleng. Paling lambat September nanti, Bali mendapat bantuan 10 unit bus listrik dari Korea yang akan dioperasikan di Buleleng dengan tarif sewa murah,” kata Gubernur Koster saat peletakan batu pertama proyek Shortcut titik 9–10 di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Rabu (7/1/2026). (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar