KARANGASEM, Lensabali.id - Dua pendaki yang sempat tersesat di Gunung Agung akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Keduanya ditemukan tim SAR gabungan di sebuah jurang pada ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), Rabu (9/9/2026).
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Putu Handika Bhayangkara, mengatakan kedua pendaki tidak mengalami cedera. Saat ditemukan, kondisi mereka hanya mengalami kelelahan.
"Keduanya sudah ditemukan dalam keadaan selamat di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Bhayangkara, Rabu (9/9/2026).
Meski ditemukan di area jurang, keduanya dipastikan tidak terjatuh. Mereka murni tersesat ketika berada di kawasan Gunung Agung.
"Keduanya murni tersesat tidak ada terjatuh walaupun ditemukan di jurang," ujar Bhayangkara.
Setelah menemukan keduanya, tim SAR gabungan terlebih dahulu mengecek kondisi fisik para pendaki. Setelah dinyatakan aman, mereka kemudian dievakuasi menuju Pos Pura Pasar Agung.
Sesampainya di lokasi, kedua pendaki menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Puskesmas Selat. Hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya dalam kondisi sehat dan tidak memerlukan penanganan lebih lanjut.
"Keduanya kemudian dijemput oleh rekannya untuk dibawa ke Denpasar," ujar Bhayangkara.
Kedua pendaki diketahui mulai melakukan pendakian Gunung Agung pada Selasa (8/9/2026) melalui jalur Pura Pasar Agung. Saat perjalanan turun, mereka diduga kehilangan arah dan tersesat di kawasan hutan pada ketinggian sekitar 2.800 mdpl.
Keduanya kemudian tidak dapat dihubungi sejak Rabu sekitar pukul 02.00 Wita. Laporan mengenai pendaki yang tersesat tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 08.25 Wita.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian di kawasan Gunung Agung. Operasi turut melibatkan pemandu lokal yang memahami jalur pendakian Gunung Agung hingga kedua pendaki berhasil ditemukan. (ap)



.jpeg)