KLUNGKUNG, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Klungkung melaksanakan persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Agung Kentel Gumi (Puseh Jagat Bali), Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Senin (2/11). Persembahyangan dipimpin langsung Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ny. Eva Satria, didampingi jajaran asisten dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klungkung.
Kegiatan keagamaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Karya Ngusaba Jagat yang berlangsung di Pura Agung Kentel Gumi. Pelaksanaan Bhakti Penganyar dilakukan selama masa nyejer sebagai bentuk partisipasi dan rasa bhakti pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan upacara adat dan keagamaan di Kabupaten Klungkung.
Persembahyangan dipuput oleh Ida Pedanda Istri Agung Kepakisan dari Geria Sakti Nyalian. Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan khidmat sebagai wujud sraddha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Melalui persembahyangan ini, umat memanjatkan doa agar senantiasa diberikan kerahayuan, keselamatan, serta kedamaian bagi seluruh alam semesta. Doa juga dipanjatkan untuk terciptanya keseimbangan jagat beserta seluruh kehidupan di dalamnya.
Kehadiran Bupati bersama jajaran pemerintah daerah sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap keberlangsungan tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Bali. Pelaksanaan karya keagamaan tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati I Made Satria turut menyerahkan punia sebagai bentuk dukungan Pemkab Klungkung terhadap pelaksanaan Karya Ngusaba Jagat. Bantuan tersebut juga menjadi wujud perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan adat, tradisi, dan budaya Bali.
Pemkab Klungkung memandang pelestarian tradisi keagamaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga identitas dan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat. Dukungan terhadap kegiatan adat dan keagamaan diharapkan dapat memperkuat kebersamaan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Melalui Bhakti Penganyar ini, Pemkab Klungkung berharap rangkaian Karya Ngusaba Jagat dapat berlangsung lancar dan khidmat. Selain memohon keselamatan dan kesejahteraan bersama, kegiatan ini menjadi momentum untuk terus memperkuat sraddha dan bhakti serta menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. (*/ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar