Lensabali.id – Manchester United (MU) tengah berada dalam periode sulit setelah kembali menelan kekalahan di Liga Inggris. Takluk 0-2 dari Chelsea di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2026) malam WIB, membuat Setan Merah memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi sembilan pertandingan di seluruh kompetisi.
Dua gol Chelsea dicetak Morgan Rogers dan Cole Palmer pada babak kedua. Situasi MU semakin berat setelah Lisandro Martinez menerima kartu kuning kedua pada menit ke-63, sehingga tim tamu harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Hasil tersebut memperpanjang tren negatif MU yang terakhir kali meraih kemenangan saat menundukkan Sabah dengan skor 4-0 di Liga Champions pada 11 September. Sejak saat itu, mereka mencatat enam kekalahan dan tiga hasil imbang.
Di Premier League, Bruno Fernandes dan kawan-kawan juga telah melewati tujuh pertandingan tanpa kemenangan. Sepanjang kompetisi musim ini, MU baru sekali meraih kemenangan, yakni ketika menghadapi Ipswich Town.
Catatan Buruk yang Berujung Degradasi
Keterpurukan MU tidak hanya terlihat dari hasil pertandingan. Mereka juga belum mampu memenangkan satu pun dari tujuh laga tandang pertama musim ini. Rinciannya, tiga hasil imbang dan dua kekalahan di Premier League, serta dua kekalahan di Liga Champions.
Catatan tersebut menjadi yang terburuk bagi MU dalam mengawali pertandingan tandang sejak musim 1973/1974. Pada musim tersebut, Setan Merah harus menerima kenyataan pahit terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Kini, bayang-bayang sejarah kelam itu kembali muncul. MU berada di posisi ke-17 klasemen sementara dengan koleksi tujuh poin dari sembilan pertandingan. Jumlah tersebut sama dengan Crystal Palace yang menempati peringkat ke-18, tepat di batas atas zona degradasi.
Jika tidak segera memperbaiki performa, MU berpotensi semakin terjebak dalam persaingan menghindari degradasi.
Carrick Tak Mau Bicara Degradasi
Di tengah tekanan yang semakin besar, manajer MU Michael Carrick memilih tidak larut membicarakan kemungkinan timnya turun kasta. Ia menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah kembali meraih kemenangan.
"Tidak buat saya, tidak (akan ada stigma untuk MU karena ada di zona degradasi). Kami harus jalan terus dan memenangi pertandingan, sesederhana itu," ujar Carrick seperti dikutip ESPN.
Ia menilai tidak ada penjelasan yang dapat mengubah situasi tim saat ini. Menurutnya, MU hanya perlu terus berjuang dan mengamankan kemenangan.
"Tidak ada kata-kata yang akan saya jelaskan kepada kalian sekarang yang membuat ini (ada di zona degradasi) jadi berbeda, itu tidak akan mengubahnya. Kami harus jalan terus dan menang, sesederhana itu."
Carrick juga percaya para pemainnya memiliki mentalitas untuk melewati masa sulit. Ia memilih melihat peluang memperbaiki posisi klasemen daripada hanya berfokus pada kondisi negatif yang sedang dihadapi.
"Anda bisa melihatnya seperti itu (secara negatif) dan Anda bisa melihat seberapa jauh Anda bisa mendaki klasemen dengan cukup cepat jika memenangi pertandingan. Jadi begitulah pendekatannya, jelas," kata Carrick menambahkan. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar