𝗞𝗿𝗶𝘀𝗶𝘀 𝗔𝗶𝗿 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗶𝗵 𝗠𝗲𝗹𝘂𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗝𝗲𝗺𝗯𝗿𝗮𝗻𝗮, 𝗕𝗣𝗕𝗗 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝟱𝟯𝟮 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗟𝗶𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗶𝗿 - LENSA BALI

Hot


Sabtu, 03 Oktober 2026

𝗞𝗿𝗶𝘀𝗶𝘀 𝗔𝗶𝗿 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗶𝗵 𝗠𝗲𝗹𝘂𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗝𝗲𝗺𝗯𝗿𝗮𝗻𝗮, 𝗕𝗣𝗕𝗗 𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝟱𝟯𝟮 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗟𝗶𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗶𝗿

Krisis Air Bersih Meluas di Jembrana, BPBD Salurkan 532 Ribu Liter Air

JEMBRANA, Lensabali.id - Kemarau panjang membuat krisis air bersih di Kabupaten Jembrana, Bali, semakin meluas. Sejumlah warga bahkan terpaksa memanfaatkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah sumber air di lingkungan mereka mulai mengering.

Kondisi tersebut dirasakan warga Pangkung Gayung, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara. Ni Luh Mariasih (48) mengatakan kesulitan air bersih telah berlangsung lebih dari sebulan.

"Untuk mencuci dan mandi kita di sungai, dan dibawa (air) ke rumah untuk keperluan mandi pagi anak sekolah saat pagi hari," ungkap Mariasih saat ditemui, Jumat (2/10/2026).

Menurut Mariasih, kondisi sungai yang menjadi sumber air alternatif juga mulai mengkhawatirkan karena debitnya terus menyusut. "Airnya juga sudah mengecil. Kalau sungai habis airnya kita hanya bisa pasrah saja," imbuhnya.

Di tengah kondisi tersebut, BPBD Jembrana terus melakukan penyaluran air bersih. Sejak Kamis (16/7/2026) hingga Jumat (2/10/2026), sebanyak 532.200 liter air telah didistribusikan kepada 1.048 kepala keluarga (KK) terdampak melalui 119 kali penyaluran.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan bantuan dikirim langsung ke permukiman warga, fasilitas pendidikan, hingga tempat ibadah berdasarkan laporan mengenai kebutuhan air.

BPBD juga telah memasang 18 unit bak tandon untuk membantu penampungan. Namun, keterbatasan tandon komersial membuat petugas menggunakan alternatif penampungan darurat di sejumlah lokasi.

"Karena ketersediaan penampung air seperti tandon sangat terbatas, kami membuat tempat penampungan darurat menggunakan terpal di beberapa titik. Yang penting, air yang didistribusikan bisa tertampung dan dimanfaatkan warga," terang Artana.

Penyaluran juga menyasar sejumlah fasilitas umum, seperti SMPN 3 Melaya, SDN 6 Pendem, SDN 2 Pendem, SDN 5 Berangbang, SDN 2 Dauhwaru, serta Pura Puseh Taman Sari di Desa Tukadaya.

Terbaru, pada Jumat (2/10/2026), BPBD kembali mengirim masing-masing 5.000 liter air bersih ke Banjar Sekar Kejula di Kecamatan Mendoyo dan Banjar Pengajaran di Kecamatan Negara.

BPBD memperkirakan ancaman kekeringan masih berlanjut karena musim kemarau diprediksi belum berakhir hingga beberapa waktu ke depan.

"Krisis air bersih ini berpotensi semakin meluas. Apalagi musim kemarau diprediksi masih akan terus terjadi hingga Desember mendatang," tegas Artana.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, BPBD Jembrana menyiagakan personel dan armada distribusi. Masyarakat yang mulai mengalami kesulitan air bersih diminta segera melapor agar bantuan dapat disalurkan.

"Kami mengimbau masyarakat yang mulai kesulitan air bersih untuk segera melapor ke pihak terkait serta menggunakan pasokan air bantuan secara bijak," tandas Artana. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar