𝗛𝗲𝗻𝗱𝗮𝗸 𝗕𝘂𝗮𝗻𝗴 𝗔𝗶𝗿 𝗞𝗲𝗰𝗶𝗹, 𝗞𝗮𝗿𝘆𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗧𝗼𝗸𝗼 𝗞𝗲𝗿𝗮𝗷𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗝𝗮𝘁𝘂𝗵 𝗸𝗲 𝗝𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗨𝗯𝘂𝗱 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 20 Oktober 2026

𝗛𝗲𝗻𝗱𝗮𝗸 𝗕𝘂𝗮𝗻𝗴 𝗔𝗶𝗿 𝗞𝗲𝗰𝗶𝗹, 𝗞𝗮𝗿𝘆𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗧𝗼𝗸𝗼 𝗞𝗲𝗿𝗮𝗷𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗝𝗮𝘁𝘂𝗵 𝗸𝗲 𝗝𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗨𝗯𝘂𝗱


Hendak Buang Air Kecil, Karyawan Toko Kerajinan Jatuh ke Jurang di Ubud

KLUNGKUNG, Lensabali.id - Seorang karyawan toko kerajinan di Ubud, Gianyar, bernama Nafil terperosok ke jurang di belakang tempatnya bekerja pada Selasa (20/10/2026) dini hari. Korban diduga kehilangan pijakan saat hendak buang air kecil di tengah kondisi gelap dengan jarak pandang terbatas.

Rekan kerja korban, Roy Rapsu, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 Wita. Menurutnya, kondisi penglihatan Nafil yang terganggu turut diduga menjadi faktor penyebab kejadian tersebut.

"Karena dia punya (penyakit) trakoma, pakai kacamata dia, jadi pandangan kurang dan mungkin masih mengantuk, akhirnya jatuh," kata Roy saat ditemui di toko kerajinan tersebut, Selasa (20/10/2026).

Sekitar lima jam setelah kejadian, Roy bersama empat rekan lainnya yang tinggal di belakang toko mendengar suara Nafil meminta pertolongan dari dasar jurang. Mereka sempat berusaha mencari cara untuk menolong korban, tetapi kondisi tebing yang curam membuat upaya tersebut sulit dilakukan.

"Kami sempat berusaha menolong tapi nggak ada jalan ke jurang. Akhirnya kami lapor polisi meminta bantuan," kata Roy.

Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, mengatakan petugas lebih dahulu memeriksa kondisi korban sebelum proses evakuasi dilakukan. Nafil mulai dievakuasi sekitar pukul 09.50 Wita.

"Korban dapat dievakuasi dalam keadaan selamat dan dilarikan ke RSUD Sanjiwani Gianyar," kata Suardita.

Menurut Suardita, jurang yang berada di belakang toko kerajinan tersebut memiliki kedalaman sekitar 25 meter. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada ketika beraktivitas di sekitar jurang, terutama pada malam hari atau saat penerangan minim.

"Kami imbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di pinggir jurang dengan kondisi minim penerangan atau saat malam hari," katanya. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar