BADUNG, Lensabali.id - Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) memicu kemacetan parah di jalur alternatif Canggu-Tanah Lot, Bali, Rabu (14/10/2026). Kepadatan kendaraan bahkan sempat membuat arus lalu lintas di sejumlah titik lumpuh hingga sekitar satu kilometer.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 18.00 Wita menunjukkan ratusan sepeda motor dan mobil saling berdesakan memenuhi ruas jalan. Sepeda motor menguasai hampir seluruh lajur, sementara kendaraan roda empat terjebak dan sulit bergerak.
Kondisi tersebut semakin buruk karena lebar jalan yang terbatas serta banyaknya truk dan bus dari arah Canggu maupun Tanah Lot menuju Dalung. Kendaraan besar itu mempersempit ruang gerak di tengah antrean yang sudah memakan sebagian badan jalan.
Kemacetan terparah terjadi di Simpang Cepaka, Dalung. Kendaraan dari berbagai arah saling berebut melintas sehingga arus lalu lintas terkunci. Pengendara terpaksa bergerak perlahan untuk keluar dari kepadatan.
Ayu Dwi, salah seorang pengendara yang melintas, mengatakan kemacetan sudah terjadi sejak sore dan semakin parah saat jam pulang kerja.
"Macet parah nggak bisa gerak karena dari kiri kanan masuk kendaraan. Sedangkan dari sore jalannya memang sudah padat," kata Ayu Dwi, Rabu (14/10/2026).
Menurut warga setempat, jalur alternatif yang menghubungkan Denpasar, Canggu, Tanah Lot hingga kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung di Sempidi itu memang telah padat sepanjang hari sejak terjadi gangguan pasokan BBM ke sejumlah SPBU. Penumpukan kendaraan mencapai puncaknya sekitar pukul 17.30 Wita.
Meski sempat lumpuh, kondisi lalu lintas berangsur terkendali. Petugas disiagakan di sekitar SPBU, sekitar satu kilometer dari titik awal kemacetan. Warga setempat turut membantu mengatur arus kendaraan agar lalu lintas kembali bergerak lancar. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar