𝗣𝗮𝗺𝗶𝘁 𝗸𝗲 𝗞𝗲𝗯𝘂𝗻, 𝗟𝗮𝗻𝘀𝗶𝗮 𝟴𝟯 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗱𝗶 𝗝𝗲𝗺𝗯𝗿𝗮𝗻𝗮 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗦𝘂𝗻𝗴𝗮𝗶 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 08 September 2026

𝗣𝗮𝗺𝗶𝘁 𝗸𝗲 𝗞𝗲𝗯𝘂𝗻, 𝗟𝗮𝗻𝘀𝗶𝗮 𝟴𝟯 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗱𝗶 𝗝𝗲𝗺𝗯𝗿𝗮𝗻𝗮 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗦𝘂𝗻𝗴𝗮𝗶

Pamit ke Kebun, Lansia 83 Tahun di Jembrana Ditemukan di Sungai

JEMBRANA, Lensabali.id - Gusti Komang Suatra (83), warga Banjar Tibusambi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, sempat dilaporkan hilang setelah berpamitan pergi ke kebun. Lansia tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, namun linglung di pinggir sungai.

Koordinator Pos SAR Jembrana Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan Suatra dilaporkan hilang pada Minggu (6/9/2026). Tim SAR kemudian memulai pencarian pada Senin pagi setelah menerima laporan dari keluarga.

"Korban berpamitan pada Minggu (6/9) sekitar pukul 13.00 Wita. Pencarian dilakukan mulai pagi tadi. Tim juga sempat menyisir area menggunakan drone thermal pada pukul 09.10 Wita, namun hasil awal masih nihil," ungkap Dewa Hendri saat dikonfirmasi detikBali, Senin (7/9/2026).

Pencarian berlanjut hingga siang hari dengan memperluas penyisiran ke arah timur. Titik pencarian kemudian mengarah ke kawasan sungai yang berada cukup jauh dari lokasi awal korban diperkirakan hilang.

Sekitar pukul 15.40 Wita, keberadaan Suatra akhirnya diketahui setelah seorang pemancing menemukan lansia tersebut di pinggir sungai.

"Korban ditemukan oleh warga yang sedang memancing di sungai pada koordinat 8°22'0.03"S - 114°46'31.12"E, atau sekitar 2 kilometer ke arah utara dari titik perkiraan hilang (LKP). Korban dalam kondisi linglung, lalu dievakuasi ke rumah warga terdekat," jelas Dewa Hendri.

Setelah ditemukan, Suatra dipastikan dalam kondisi selamat. Keluarga bersama perangkat desa kemudian menjemput dan membawa korban kembali ke rumahnya.

"Berdasarkan hasil koordinasi, korban langsung dibawa pulang. Operasi SAR resmi diusulkan untuk dihentikan dan seluruh unsur gabungan dikembalikan ke kesatuan masing-masing," pungkas Dewa Hendri.

Dengan ditemukannya Suatra, operasi pencarian yang melibatkan unsur gabungan tersebut dihentikan. Seluruh personel selanjutnya dikembalikan ke kesatuan masing-masing. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar