DENPASAR, Lensabali.id - Penataan kawasan heritage Kota Denpasar mulai memperlihatkan perubahan di sejumlah titik. Pengerjaan masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada Desember 2026, sebelum pelaksanaan Denpasar Festival.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pekerja masih terlihat di beberapa lokasi. Di Jalan MH Thamrin, misalnya, penataan trotoar dan area pedestrian mulai dikerjakan.
Sementara di pintu masuk Jalan Gajah Mada, petugas mulai melakukan pengerukan gorong-gorong serta memasang balok beton untuk saluran irigasi.
Pekerjaan juga berlanjut di sisi timur kawasan, tepatnya di sekitar Kantor Wali Kota Denpasar atau titik nol Patung Catur Muka. Sejumlah pekerja terlihat melakukan pengecoran jalan dan memasang paving block berukuran kecil.
Penataan tidak hanya menyasar infrastruktur jalan. Sejumlah patung dan bagian pulau jalan di kawasan pertigaan juga masih dalam tahap pengerjaan, termasuk ornamen perempuan yang menjadi bagian dari kawasan heritage Denpasar.
Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja membenarkan pengerjaan masih berlangsung. "Proses pengerjaan masih berlangsung," ujar Cipta, Rabu pagi.
Meski demikian, Cipta belum dapat menyampaikan persentase capaian proyek penataan kawasan tersebut. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kota Denpasar Ida Ayu Trisuci Arnawati belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi terkait perkembangan pekerjaan.
Proyek penataan kawasan heritage ini ditargetkan selesai sebelum Denpasar Festival yang dijadwalkan berlangsung pada akhir 2026. Berdasarkan target yang ditetapkan, seluruh pekerjaan diperkirakan rampung pada 13 Desember 2026. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar