𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗠𝗲𝗺𝗮𝗻𝗰𝗶𝗻𝗴, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗧𝘂𝗸𝗮𝗱 𝗠𝗮𝘁𝗶 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 18 Agustus 2026

𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗠𝗲𝗺𝗮𝗻𝗰𝗶𝗻𝗴, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗧𝘂𝗸𝗮𝗱 𝗠𝗮𝘁𝗶

Hilang Saat Memancing, Pria di Denpasar Ditemukan Tewas di Tukad Mati

DENPASAR, Lensabali.id – Seorang pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Ferdinand, ditemukan meninggal dunia di dasar Tukad Mati, Denpasar. Korban sebelumnya pamit kepada istrinya untuk pergi memancing pada Minggu (16/8/2026) sore.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan korban ditemukan setelah dilakukan pencarian hingga Senin (17/8) dini hari sekitar pukul 02.20 Wita.

"Saat dilakukan evakuasi korban ditemukan di dasar sungai," ujar Adi, Selasa (18/8/2026).

Istri korban, Yulianingsih (38), menuturkan Ferdinand berpamitan pergi memancing sekitar pukul 15.00 Wita setelah pulang dari gereja. Dua jam kemudian, Yulianingsih mencoba menghubungi suaminya, tetapi ponselnya sudah tidak aktif.

Hingga pukul 19.00 Wita, Ferdinand tidak kunjung memberikan kabar. Yulianingsih kemudian mendatangi lokasi yang biasa digunakan suaminya untuk memancing. Di sana, ia menemukan sepeda motor korban.

Karena merasa ada yang tidak beres, Yulianingsih kembali ke lokasi sekitar pukul 21.00 Wita. Ia bahkan meminta rekaman CCTV dari sebuah apartemen yang berada di sekitar Tukad Mati.

"Karena suaminya tidak kunjung ditemukan, selanjutnya istri korban meminta rekaman CCTV pada apartemen di dekat lokasi," tutur Adi.

Dari rekaman tersebut diketahui Ferdinand memang sempat datang ke lokasi. Namun, saat mengecek tempat korban memancing, Yulianingsih hanya menemukan alat pancing yang belum digunakan. Ia kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib.

Pencarian selanjutnya dilakukan bersama warga hingga akhirnya korban ditemukan di dasar Tukad Mati. Polisi menduga Ferdinand meninggal akibat tenggelam.

"Dugaan sementara korban terpeleset lalu tenggelam di TKP dan sesuai dengan informasi keluarga bahwa korban tidak bisa berenang," papar Adi.

Jenazah korban dievakuasi hingga sekitar pukul 02.50 Wita dan dibawa ke RSUP Prof. IGNG Ngoerah. Polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban, antara lain sebuah joran dan tas selempang berisi ponsel, kartu ATM, serta uang tunai Rp2.500. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar