𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗞𝗼𝗿𝘀𝗹𝗲𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗟𝗶𝘀𝘁𝗿𝗶𝗸, 𝗩𝗪 𝗖𝗼𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗶𝗹𝗶𝗸 𝗧𝘂𝗿𝗶𝘀 𝗔𝘂𝘀𝘁𝗿𝗮𝗹𝗶𝗮 𝗟𝘂𝗱𝗲𝘀 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗸𝗮𝗿 - LENSA BALI

Hot


Sabtu, 01 Agustus 2026

𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗞𝗼𝗿𝘀𝗹𝗲𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗟𝗶𝘀𝘁𝗿𝗶𝗸, 𝗩𝗪 𝗖𝗼𝗺𝗯𝗶 𝗠𝗶𝗹𝗶𝗸 𝗧𝘂𝗿𝗶𝘀 𝗔𝘂𝘀𝘁𝗿𝗮𝗹𝗶𝗮 𝗟𝘂𝗱𝗲𝘀 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗸𝗮𝗿

Diduga Korsleting Listrik, VW Combi Milik Turis Australia Ludes Terbakar

BADUNG, Lensabali.id – Sebuah mobil Volkswagen (VW) Combi milik warga negara Australia terbakar di kawasan Jimbaran, Badung, Jumat (31/7/2026). Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada kendaraan yang sudah berusia tua dan lama tidak digunakan.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan gangguan kelistrikan sebagai penyebab munculnya api.

"Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dikarenakan mobil tersebut tidak pernah terawat dan kondisi mobil sudah tua," kata Adi.

Mobil tersebut dikendarai langsung oleh pemiliknya, seorang warga negara Australia bernama Mifsud. Sebelum kejadian, ia mengambil kendaraan itu dari kantornya di Jimbaran. Mobil tersebut diketahui sudah cukup lama tidak dihidupkan.

Setelah memastikan kendaraan dapat digunakan dan meminta bantuan temannya untuk membelikan bahan bakar, Mifsud kemudian mengemudikan mobil menuju rumahnya di kawasan Pemogan, Denpasar.

Namun di tengah perjalanan, ia mulai mencium aroma terbakar dan menyadari adanya kobaran api yang muncul dari kendaraan. Mengetahui kondisi tersebut, Mifsud segera menghentikan laju mobil dan berupaya menyelamatkan sepeda motor Honda CB 170 yang turut dibawanya.

Tak lama berselang, api membesar dan melalap hampir seluruh bagian mobil. Peristiwa itu sempat menarik perhatian pengguna jalan dan videonya beredar luas di media sosial.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 20 menit.

"Tidak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi dan berhasil memadamkan api yang membakar mobil tersebut," ujar Adi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pemilik kendaraan juga memilih tidak membuat laporan polisi dan menerima peristiwa itu sebagai musibah. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar