Lensabali.id - Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Timor Leste dalam laga yang berlangsung di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026). Meski sempat kesulitan menembus pertahanan lawan, skuad Garuda akhirnya mampu memecah kebuntuan pada babak kedua dan mengamankan tiga poin penting.
Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia tampil dominan dengan menguasai jalannya pertandingan. Peluang emas pertama hadir pada menit keenam saat tembakan Ivar Jenner ditepis kiper Dylan Jose. Bola muntah yang disambar Rayhan Hannan hanya membentur tiang gawang.
Meski mendominasi penguasaan bola, Indonesia tidak mudah membongkar pertahanan rapat Timor Leste. Hingga pertengahan babak pertama, anak asuh John Herdman masih kesulitan menciptakan peluang bersih.
Situasi berubah pada menit ke-21 ketika Timor Leste harus bermain dengan 10 orang. Jackson Pereira menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran terhadap Thom Haye.
Keunggulan jumlah pemain belum langsung berbuah gol bagi Indonesia. Sejumlah upaya melalui umpan silang maupun tembakan jarak jauh masih mampu diantisipasi lini belakang Timor Leste yang tampil disiplin sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, Timor Leste tetap memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan pertahanan Garuda. Indonesia baru menemukan celah memasuki fase akhir pertandingan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74. Shayne Pattynama yang masuk dari bangku cadangan sukses memanfaatkan umpan tarik dan membawa Indonesia unggul 1-0.
Empat menit berselang, Thom Haye menggandakan keunggulan lewat tendangan bebas yang gagal diantisipasi kiper lawan. Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri skuad Garuda.
Indonesia menambah gol ketiga pada menit ke-81 melalui Mitchell Baker. Ia menyelesaikan umpan silang mendatar dengan penyelesaian tenang untuk memastikan kemenangan 3-0.
Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi pertandingan berikutnya, sekaligus menunjukkan efektivitas tim dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada fase krusial pertandingan. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar