JEMBRANA, Lensabali.id - Kebakaran melanda lahan seluas sekitar 50 are di Jembrana, Bali, setelah api dari aktivitas pembakaran sampah warga merambat ke area sekitarnya. Kobaran api sempat meluas hingga membutuhkan penanganan petugas pemadam kebakaran selama sekitar dua jam.
Peristiwa tersebut dilaporkan warga pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 19.48 Wita. Regu I Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Jembrana kemudian langsung diterjunkan ke lokasi.
Kepala Satpol PP Jembrana I Ketut Eko Susilo Artha Permana mengatakan petugas tiba sekitar 10 menit setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Petugas bergerak menuju lokasi kejadian dengan waktu tempuh sekitar 10 menit setelah menerima informasi dari warga," ungkap Eko, Minggu (23/8/2026).
Untuk menjinakkan api yang terus merambat di area lahan, petugas mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran. Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam dengan penggunaan air mencapai 16.500 liter.
Eko menjelaskan kebakaran diduga bermula dari aktivitas warga yang membakar sampah di sekitar lokasi. Api kemudian merambat ke lahan dan membesar hingga menghanguskan area seluas kurang lebih 50 are.
"Kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas salah satu warga yang membakar sampah di sekitar lokasi, hingga api merambat dan membesar menyeberang ke area lahan," papar Eko.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka dalam kejadian tersebut. Sementara nilai kerugian materiil akibat kebakaran hingga kini masih belum dapat dipastikan.
Eko mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah, terutama saat kondisi cuaca kering yang membuat lahan lebih mudah terbakar.
"Kami mengimbau untuk masyarakat agar lebih berhati-hati terlebih saat musim kemarau yang rawan kebakaran lahan," tandas Eko. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar