Gubernur Koster Fasilitasi Keluarga Mendampingi Kedua Pelajar Selama Menjalani Tugas Nasional
DENPASAR, Lensabali.id – Provinsi Bali kembali menorehkan kebanggaan setelah dua pelajar terbaiknya terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional. Keduanya diterima langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Senin (13/7), didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Provinsi Bali I Gede Suralaga serta keluarga masing-masing.
Dua siswa yang akan mewakili Bali pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia adalah I Made Dwi Sathya Kurniawan, siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara, Kabupaten Badung, dan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani, siswi SMA Negeri 1 Kubu, Kabupaten Karangasem.
Keberhasilan keduanya menjadi capaian yang membanggakan karena harus melalui tahapan seleksi yang sangat ketat. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bali mengirim enam peserta terbaik ke seleksi tingkat pusat yang terdiri dari tiga putra dan tiga putri. Dari seluruh peserta tersebut, hanya satu putra dan satu putri yang berhasil lolos sebagai wakil Bali.
Dalam waktu dekat, kedua pelajar akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan selama 40 hari di Depok sebagai bagian dari persiapan menjalankan tugas kenegaraan pada upacara peringatan kemerdekaan di tingkat nasional.
Saat menerima keduanya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan apresiasi sekaligus pesan agar mereka menjaga kedisiplinan, integritas, dan semangat pengabdian selama mengikuti pendidikan maupun saat bertugas nanti.
"Tunjukkan kemampuan terbaik dan jadilah kebanggaan Bali. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional," pesan Koster.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan bantuan biaya selama masa pelatihan, termasuk memfasilitasi keberangkatan dan akomodasi keluarga yang mendampingi ke Jakarta.
Perhatian khusus juga diberikan kepada Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani yang dibesarkan oleh ibunya, Ni Wayan Sudiarsani, setelah kehilangan sang ayah. Gubernur meminta agar sang ibu didampingi anggota keluarga lain saat mengantar putrinya ke Jakarta, dengan seluruh biaya perjalanan dan penginapan ditanggung oleh Pemprov Bali.
Selain dukungan resmi pemerintah, kedua pelajar juga menerima bantuan uang saku langsung dari Gubernur Wayan Koster sebagai bentuk motivasi dalam menjalankan amanah negara.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten, disiplin, dan kerja keras mampu mengantarkan generasi muda Bali meraih kehormatan di tingkat nasional. Keberhasilan mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi dan mengabdi kepada bangsa. (*/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar