𝗞𝗲𝗯𝗮𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗛𝗲𝗯𝗮𝘁 𝗱𝗶 𝗣𝗲𝗸𝘂𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻, 𝗕𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗛𝗮𝗻𝗴𝘂𝘀 𝗗𝗶𝗹𝗮𝗹𝗮𝗽 𝗔𝗽𝗶 - LENSA BALI

Hot


Minggu, 12 Juli 2026

𝗞𝗲𝗯𝗮𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗛𝗲𝗯𝗮𝘁 𝗱𝗶 𝗣𝗲𝗸𝘂𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻, 𝗕𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗛𝗮𝗻𝗴𝘂𝘀 𝗗𝗶𝗹𝗮𝗹𝗮𝗽 𝗔𝗽𝗶

1Kebakaran Hebat di Pekutatan, Bangunan Rumah Warga Hangus Dilalap Api

JEMBRANA, Lensabali.id - Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Jalan Galuh, Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Sabtu (11/7/2026) malam. Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah bangunan di area pekarangan rumah milik Kadek Duwi atau yang dikenal dengan sapaan Mangku Net.

Kepala Satpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar sesaat setelah api mulai membesar.

"Kami menerima laporan dari warga terkait adanya kebakaran rumah tinggal di Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan," ujar Eko Susilo saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).

Menurutnya, kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 21.15 Wita. Dalam waktu singkat, api merembet ke beberapa bangunan lain di dalam pekarangan, termasuk bale sari, dapur, dan kamar tidur.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Untuk mengendalikan kebakaran, petugas mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran. Upaya pemadaman difokuskan pada lokalisasi titik api agar tidak menjalar ke rumah-rumah warga di sekitarnya.

"Untuk menjinakkan api, kami mengerahkan 4 unit armada mobil pemadam kebakaran (damkar) ke lokasi kejadian. Petugas langsung melakukan lokalisasi area agar tidak merembet ke perumahan warga lainnya," jelas Eko Susilo.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan beserta sejumlah barang di dalamnya mengalami kerusakan berat akibat dilalap api.

"Korban jiwa nihil. Sementara untuk kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 250 juta," pungkas Eko Susilo. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar