𝗚𝗲𝗹𝗼𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴 𝗟𝗮𝘂𝘁 𝗖𝗮𝗽𝗮𝗶 𝟮,𝟱 𝗠𝗲𝘁𝗲𝗿, 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗲𝗹𝗼𝗹𝗮 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗣𝗮𝗻𝗱𝗮𝘄𝗮 𝗣𝗲𝗿𝗸𝗲𝘁𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗮𝘄𝗮𝘀𝗮𝗻 - LENSA BALI

Hot


Sabtu, 11 Juli 2026

𝗚𝗲𝗹𝗼𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴 𝗟𝗮𝘂𝘁 𝗖𝗮𝗽𝗮𝗶 𝟮,𝟱 𝗠𝗲𝘁𝗲𝗿, 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗲𝗹𝗼𝗹𝗮 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗣𝗮𝗻𝗱𝗮𝘄𝗮 𝗣𝗲𝗿𝗸𝗲𝘁𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗮𝘄𝗮𝘀𝗮𝗻

Gelombang Laut Capai 2,5 Meter, Pengelola Pantai Pandawa Perketat Pengawasan

BADUNG, Lensabali.id - Pengelola Pantai Pandawa di Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan, Badung, meningkatkan langkah antisipasi menyusul peringatan dini potensi gelombang tinggi di perairan selatan Bali. Wisatawan diminta tidak berenang maupun bermain kano demi menghindari risiko kecelakaan laut.

Sebelumnya, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar memperingatkan potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter yang dapat terjadi di sejumlah perairan selatan Bali pada 10-13 Juli 2026.

Direktur Utama Bhaga Utsaha Manunggal Desa Adat (BUMDA) Kutuh, Ni Luh Hepi Wiradani Duartha, mengatakan pengawasan di kawasan pantai diperketat dengan menyiagakan tujuh petugas penyelamat atau lifeguard setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 19.00 Wita.

"Jadi kami ada lifeguard. Kami tugaskan di beberapa titik ya, ada lima titik yang dijaga oleh lifeguard. Kemudian, kami ada pasang-pasang bendera peringatan," ujar Hepi, Jumat (10/7/2026).

Selain menempatkan petugas di sejumlah titik strategis, pengelola juga memasang bendera peringatan dan menjalin koordinasi dengan Basarnas untuk memantau perkembangan kondisi laut selama masa peringatan gelombang tinggi berlangsung.

Menurut Hepi, Pantai Pandawa selama ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan untuk berenang dan bermain kano, terutama saat air laut surut. Namun, ketika kondisi gelombang meningkat dan air laut pasang, aktivitas tersebut tidak diperbolehkan demi menjaga keselamatan pengunjung.

Petugas informasi di kawasan pantai juga secara aktif memberikan edukasi kepada wisatawan yang baru tiba mengenai kondisi laut terkini dan potensi bahaya yang dapat muncul akibat gelombang tinggi.

"Di wantilan, staf informasi kami selalu mengimbau begitu mereka melihat misalnya ada bus baru datang, kemudian anak-anak turun, pastilah langsung mereka memberikan informasi kondisi air laut pada saat ini. Lagi pasang, dimohon untuk tidak main kano dan berenang," jelas Hepi.

Pengelola berharap seluruh wisatawan mematuhi arahan petugas dan mengutamakan keselamatan selama menikmati kawasan Pantai Pandawa di tengah potensi cuaca laut yang kurang bersahabat. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar