𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗞𝗲𝗻𝗱𝗮𝗹𝗶, 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗠𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗝𝗮𝗹𝘂𝗿 𝗕𝗲𝗿𝗹𝗮𝘄𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗶𝗴𝗮 𝗢𝗿𝗮𝗻𝗴 - LENSA BALI

Hot


Minggu, 12 Juli 2026

𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗞𝗲𝗻𝗱𝗮𝗹𝗶, 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗠𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗝𝗮𝗹𝘂𝗿 𝗕𝗲𝗿𝗹𝗮𝘄𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗶𝗴𝗮 𝗢𝗿𝗮𝗻𝗴

Diduga Hilang Kendali, Motor Masuk Jalur Berlawanan dan Tewaskan Tiga Orang

BULELENG, Lensabali.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di wilayah Buleleng dan merenggut tiga nyawa sekaligus. Sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga orang bertabrakan dengan minibus Suzuki APV di depan Hotel Nugraha pada Minggu (12/7/2026) malam.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.40 Wita. Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi P 6694 AX dan minibus Suzuki APV bernomor polisi DK 1357 UN.

"Pengendara sepeda motor diduga tidak dapat menguasai kendaraannya, kemudian oleng ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan minibus yang datang dari arah berlawanan," kata Yohana.

Akibat benturan keras tersebut, pengendara motor bernama Khairul Anwar (33), warga Bondowoso, mengalami luka berat dan sempat mendapatkan penanganan medis di RS Paramasidhi Singaraja. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Dua penumpang yang dibonceng, yakni Evan Egy Yanto (18) dan Rudi Yanto (30), juga mengalami luka berat dan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Sementara itu, pengemudi Suzuki APV, Ketut Jadiasa (51), selamat tanpa mengalami luka serius. Dua penumpang yang berada di dalam mobil hanya mengalami luka ringan dan tidak memerlukan perawatan intensif.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menemukan bahwa pengendara maupun kedua penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm saat berkendara. Kondisi tersebut diduga memperparah dampak benturan yang terjadi.

"Korban meninggal dunia tiga orang. Dugaan sementara kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor kurang berhati-hati sehingga kehilangan kendali, oleng ke kanan, lalu bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan," ujar Yohana.

Saat ini, Unit Lalu Lintas Polsek Banjar masih melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa serta faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar