Lensabali.id - Kapten Norwegia Martin Odegaard menegaskan timnya belum puas hanya mencapai perempat final Piala Dunia 2026. Setelah mencatat sejarah dengan menyingkirkan Brasil, Norwegia kini mengalihkan fokus untuk menghadapi Inggris dalam duel delapan besar yang akan berlangsung Minggu (12/7) dini hari WIB.
Laga tersebut juga menghadirkan pertemuan menarik antara dua pemain Arsenal, Martin Odegaard dan Declan Rice. Keduanya baru saja membantu klub London itu meraih gelar Liga Inggris pertama dalam 21 tahun, namun kini harus saling berhadapan demi memperjuangkan tiket ke semifinal bagi negara masing-masing.
Menjelang pertandingan, Odegaard memberikan apresiasi tinggi kepada Rice yang dinilainya sebagai sosok penting di lini tengah Inggris.
"Dia itu pemain yang selalu memberikan segalanya untuk tim, selalu bertarung untuk setiap bola, membawa energinya ke dalam lapangan, ke timnya, mendorong tim maju ke depan. Dia bisa melakukan banyak hal di atas lapangan," ujar Odegaard.
Meski memuji rekan setimnya tersebut, Odegaard menegaskan perhatian Norwegia tidak hanya tertuju kepada Rice. Menurutnya, Inggris memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu menentukan jalannya pertandingan.
"Dan, ini bukan hanya tentang Declan, melainkan keseluruhan tim yang memiliki para pemain luar biasa. Ini adalah sebuah ujian besar dan kami menantikan pertandingannya. Mudah-mudahan kami bisa membuat sejarah lagi," lanjutnya.
Norwegia melaju ke perempat final setelah mencatat kemenangan bersejarah 2-1 atas Brasil. Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan sepak bola negara Skandinavia itu di ajang Piala Dunia.
Namun, keberhasilan tersebut tidak membuat skuad Norwegia cepat puas. Odegaard menegaskan timnya siap menghadapi tantangan berikutnya meski menyadari kualitas lawan yang akan dihadapi.
"Pastinya kami tahu kualitas yang mereka punya. Aku tahu persis mereka. Para pemain yang luar biasa, para pemain kelas dunia, bermain untuk mungkin salah satu tim nasional terbaik di dunia saat ini, jadi pertandingan itu akan jadi sebuah ujian besar buat kami," kata Odegaard.
Dengan modal kepercayaan diri usai menyingkirkan Brasil, Norwegia berharap mampu kembali menciptakan kejutan dan melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Sementara Inggris datang dengan ambisi yang sama setelah melewati laga sengit melawan Meksiko di babak sebelumnya. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar