𝗟𝗮𝗽𝗼𝗿 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝟭𝟭𝟬, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗞𝘂𝘁𝗮 𝗦𝗲𝗹𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗞𝗹𝗮𝗶𝗺 𝗧𝗲𝗿𝘁𝗶𝗽𝘂 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗣𝗲𝘀𝗮𝗻 𝗝𝗮𝘀𝗮 𝗢𝗽𝗲𝗻 𝗕𝗢 - LENSA BALI

Hot


Jumat, 05 Juni 2026

𝗟𝗮𝗽𝗼𝗿 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝟭𝟭𝟬, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗞𝘂𝘁𝗮 𝗦𝗲𝗹𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗞𝗹𝗮𝗶𝗺 𝗧𝗲𝗿𝘁𝗶𝗽𝘂 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗣𝗲𝘀𝗮𝗻 𝗝𝗮𝘀𝗮 𝗢𝗽𝗲𝗻 𝗕𝗢

Lapor Lewat 110, Pria di Kuta Selatan Klaim Tertipu Saat Pesan Jasa Open BO

BADUNG, Lensabali.id - Seorang pria berinisial TG melaporkan dugaan penipuan yang dialaminya melalui layanan Call Center 110 Polri pada Rabu (03/06/2026) sekitar pukul 07.00 Wita. Laporan tersebut berkaitan dengan transaksi pemesanan jasa perempuan panggilan yang diduga berujung pada aksi penipuan.

Dalam laporan yang diterima petugas, lokasi kejadian disebut berada di sekitar kawasan JJ Pet House, Jalan Siligita Nomor 50, Benoa, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, TG mengaku telah menghubungi seseorang untuk memesan jasa perempuan panggilan. Setelah terjadi kesepakatan, ia diminta mengirimkan sejumlah uang sebagai syarat pemesanan.

Namun, setelah dana ditransfer, layanan yang dijanjikan tidak kunjung diberikan. Pihak yang sebelumnya berkomunikasi dengannya juga disebut sulit dihubungi sehingga TG merasa mengalami kerugian akibat transaksi tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Kuta Selatan yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) segera bergerak menuju lokasi guna melakukan pengecekan dan pengumpulan informasi awal.

Saat petugas tiba di lokasi yang dilaporkan, pelapor tidak ditemukan. Polisi juga mengalami kesulitan untuk melakukan verifikasi lebih lanjut karena identitas pelapor belum dapat dipastikan.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Said Husen menjelaskan bahwa nomor telepon yang tercantum dalam laporan tidak dapat dihubungi ketika petugas mencoba melakukan konfirmasi.

"Petugas tidak menemukan pelapor (TG) di lokasi dan identitas pelapor juga belum dapat dipastikan karena nomor telepon yang tertera dalam laporan tidak aktif saat dihubungi," ujar AKP Muhammad Said Husen.

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan penelusuran terkait laporan yang masuk guna memastikan fakta di balik dugaan penipuan tersebut.

Polisi sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan media komunikasi maupun transaksi daring yang belum memiliki kejelasan dan validitas. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar